07 Maret 2021 | Dilihat: 459 Kali
Banta Kutuk Keras Tindakan KLB Dinilai Langgar AD/ART Partai Demokrat
noeh21
Muhammat Yunus (Banta). Poto Indojayanews.com/Mhd Fahmi Zuhir
 

IJN - Banda Aceh | Klarifikasi Edi Saputra alias Edi Obama atas kehadirannya ke Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat yang diselenggarakan di Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara pada (5/3) lalu dianggap paradoks. Minggu, 7 Maret 2021.

Hal itu disampaikan oleh Muhammat Yunus alias Banta, selaku kader Partai Demokrat,  yang saat ini juga anggota DPR Aceh, fraksi Demokrat, Dapil Aceh Timur.

Banta mengutuk keras tindakan KLB yang dinilai melanggar AD/ART Partai Demokrat itu.

"Saya ingin menyampaikan beberapa hal terkait nama Aceh disebut-sebut sebagai peserta KLB, saya ingin menjelaskan bahwa tidak ada kader Demokrat Aceh yang menjadi peserta disana,"ujar Banta.

Baca juga : Senin Besok, Demokrat Versi KLB Daftar ke Kemenkumham

Setelah ditelusuri, yang hadir di KLB Deli Serdang itu adalah Edi Saputra atau Edi Obama, yang merupakan mantan kader partai demokrat yang telah dipecat pada tahun 2019 silam.

"Saat ini yang bersangkutan sudah bergabung dengan Partai Aceh (PA) dan menjabat sebagai wakil bendahara umum DPP Partai Aceh," jelas Banta.

Baca Juga : Dipecat Partai Demokrat, Jhoni Allen Gugat AHY ke Pengadilan

Lebih lanjut Banta mengatakan, bahwa tindakan itu dilakukan tanpa persetujuan Muzakir Manaf atau Mualem yang merupakan ketua umum DPP Partai Aceh. "Karena kita semua tahu bahwa tidak mungkin Mualem mau mencampuri urusan partai lain," jelas Banta.

Baca Juga : Dipecat AHY, Tujuh Eks Kader Demokrat Akan Gugat ke PTUN

Mengenai klarifikasi Edi Obama yang menghadiri KLB tersebut dianggap paradoks oleh Muhammat Yunus alias Banta. "Saudara Edi Obama mengatakan kehadirannya di KLB hanya sebagai tamu undangan. Perlu digaris bawahi, tidak ada istilah mengundang tamu dalam Kongres Luar Biasa (KLB) yang boleh hadir hanya peserta KLB yang diambil dari kader ataupun pengurus partai itu sendiri.

Baca Juga : KLB Tetapkan Moeldoko Sebagai Ketua Umum Partai Demokrat

"Jika saudara Edi Obama menginginkan keadilan terkait pemecatan, bukan KLB tempatnya melainkan mahkamah partai," ujar Banta seraya meminta kepada Muallem untuk memberikan sangsi tegas terhadap saudara Edi Obama, agar tidak timbul fitnah dan kesalah fahaman hingga menggangu hubungan harmonis yang selama ini terjalin antara partai Demokrat dan Partai Aceh.

Baca Juga: Kemenkumham Tetap Verifikasi Hasil KLB Partai Demokrat di Sumut

Sebelumnya, Edi Obama memposting klarifikasi menghadiri KLB Partai Demokrat yang berlangsung di Sibolangit itu, didinding akun Facebooknya "Edi Saputra"  yang diunggah pada Sabtu (6/3) sekira pukul 17: 51 Wib.

Baca Juga: Moeldoko Presiden 2024 Bergema di KLB, PD Sebut Mereka Bukan Pemilik Suara

Berikut Pernyataan dan klarifikasi saya kepada teman-teman di Aceh dan seluruh Indonesia. "Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, dengan ini saya ingin menyampaikan beberapa hal mengenai keterlibatan saya dalam Kongres Luar Biasa Partai Demokrat di Sibolangit, Sumut." tulis Edi Obama.

Ada 4 poin yang ditegaskan Edi Obama dalam klarifikasinya tersebut, sebagai berikut;

1. Benar bahwa saya menghadiri acara KLB di Sibolangit atas undangan dari panitia.

2. Hadirnya saya ke acara KLB bukan untuk mencari jabatan, melainkan untuk memulihkan nama baik saya, yang sebelumnya diberhentikan sepihak, oleh Ketua DPD Partai Demokrat Aceh,  Nova Iriansyah Nurdin yang tidak sesuai dengan AD/ART partai politik, dan disini saya tegaskan bahwa saya tidak bersedia untuk dicalonkan kembali sebagai ketua DPC Bireuen maupun Ketua DPD Partai Demokrat Aceh hasil KLB Sibolangit, Sumut. 

3. Mengenai berita yang beredar luas di masyarakat, bahwa saya akan kembali memimpin partai Demokrat Bireuen adalah tidak benar, karena saya merupakan pengurus partai lokal yang sangat saya cintai, yaitu Partai Aceh. 

4. Demikianlah pernyataan ini saya buat, tanpa ada paksaan dan tekanan dari pihak manapun, agar dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.


Penulis: Mhd Fahmi
Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com



Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com