14 Juni 2020 | Dilihat: 542 Kali
Dikeluarkan dari PDIP, Ini Langkah Ditempuh Ridwan
noeh21
Ridwan Husein
 

IJN - Subulussalam | Ridwan Husein mengaku belum mengetahui terkait pemberhentian dirinya dari Sekretaris DPC PDIP Kota Subulussalam.
 
Pengakuan itu disampaikan Ridwan Husein saat dihubungi Indojayanews.com, Sabtu, 13 Juni 2020. Jika pun benar dirinya diberhentikan dan dikeluarkan dari kepengurusan PDIP Subulussalam seharusnya ada Surat Keputusan pemecatan dari DPP. Namun Ridwan mengaku sampai sekarang ia belum ada menerima baik secara tertulis maupun lisan dari DPC dan DPD.
 
"Enggak ada yang memberitahu saya. Yang ada ketua DPC mengeluarkan saya dari grub WhatsApp. Sementara di grub ketua, sekretaris dan bendahara PDIP seluruh Aceh saya masih ada," ungkap Ridwan.
 
Mengenai ketidakhadirannya pada acara pendidikan sekretaris di Bogor seperti yang disampaikan Ketua DPC, Ridwan mengaku punya alasan kuat lantaran pada saat itu dirinya lagi keadaan sakit dan dibuktikan dengan surat keterangan sakit dari dokter 
 
Ridwan mengaku dalam pandangan politik ketua dan sekretaris tidak sepaham sehingga pada awal tahun bertepatan acara rakerda di Banda Aceh, Ketua DPC PDIP Subulussalam, Anggi Syahputra mencoba mengusulkan pergantian sekretaris tapi pada akhir rapat pleno DPD PDIP Aceh tidak menyetujui dan posisi jabatan Sekretaris tetap diberikan kepada Ridwan.
 
"Kalau sekarang sudah diganti mana suratnya, sampaikan lah kepada saya jangan bermain dibelakang layar supaya tidak simpang siur," kata Ridwan.
 
Ridwan berjanji jika dirinya diberhentikan dan dikeluarkan dari kepengurusan partai ia akan mengajukan sikap keberatan ke mahkamah partai. Bahkan dalam pengajuan keberatan nantinya ia meminta mahkamah partai untuk mengevaluasi Anggi Syahputra selaku ketua DPC Subulussalam karena selama ini tidak mampu memajukan partai.
 
Penulis : AB
Editor    : Mhd Fahmi
Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com



Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com