14 April 2020 | Dilihat: 8812 Kali
Edi Obama: Sumbangan Pilgub 2017 Bukan untuk Nova-Dyah dan Yuyun
noeh21
Kolase Iqbal Farabi dan Edi Obama. Ist
 

IJN - Banda Aceh | Mantan Ketua DPC Partai Demokrat Bireuen, Edi Saputra atau Edi Obama, me "ruqyah" alias menyadarkan Sekretaris DPD Partai Demokrat Aceh, Iqbal Farabi SH, yang dinilai sengaja melakukan pengalihan isu, polarisasi konflik dan framing berita mengenai kedatangan  perwakilan relawan Irwandi-Nova yang sedang berusaha menagih hutang pilkada kepada Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah.

Menurut Edi Obama, Sekretris DPD Partai Demokrat, Iqbal Farabi, saat ini sedang dimabuk kekuasaan, sehingga "lupa diri" dan "lupa daratan". Hal itu disampaikan Edi Obama pada Selasa, 14 April 2020 disela-sela upaya menagih hutang di rumah dinas Plt Nova Iriansyah.

"Iqbal Farabi tak boleh lupa bahwa dana kampanye yang kami berikan itu bukan untuk kampanye Cagub-Cawagub Nova Iriansyah dengan Dyah Erti Idawati atau dana kampanye pasangan calon Gub-wagub Nova Iriansyah dengan Yuyun Arafah, tapi dana itu adalah dana kampanye paslon Gub/wagub Irwandi-Nova," katar Edi Obama.

Edi menjelaskan, semenjak Irwandi tidak lagi menjadi Gubernur Aceh karena tersandung kasus hukum, maka secara otomatis, kata Edi Obama, Nova Iriansyah berkuasa. Nova sendiri tentu juga menikmati uang perjuangan di masa kampanye Pilkada 2017 hingga menang.

"Harus sadar dan tahu diri. Adinda Iqbal Farabi harus baca kembali berapa dana kampanye yang terpakai, dan berapa uang terpakai yang dilaporkan ke penyelenggara (KIP) untuk giat kampanye dan darimana saja dana kampanye itu. Janganlah akibat nikmatnya kekuasaan lupa baca catatan sejarah politik Pilkada 2017," jelasnya.

"Adinda Iqbal Farabi coba ingat kembali, dalam kunjungan AHY pada 13-14-15 November 2017 ke Aceh, DPD Demokrat saja tidak berani berkorban untuk mempersiapkan kedatangan AHY sang putra mahkota Partai Demokrat, harus minta tolong bantu pada DPC Demokrat Kab Pidie dan DPC Demokrat Kabupaten Bireuen."

Saat itu, Edi Obama mengaku telah mengeluarkan uang ratusan juta rupiah untuk menyambut putra SBU tersebut. Menurut Edi, penyambutan penuh kemeriahan itu sama sekali tidak ada subsidi dari DPD Demokrat Aceh satu rupiah pun.

Sekarang giliran AHY menjadi Ketua Umum Partai Demokrat, lanjutnya, Iqbal merapat serapat rapatnya. Padahal ujar Edi, Sekjend DPD Demokrat Aceh itu tidak pernah berkorban untuk partai.

"Adinda Iqbal Farabi, sekarang lagi enak cari rezeki kan? Lanjutkan. Bagi adinda kemenangan Nova adalah berkah, oh ya istri adinda jadi Pejabat Ya ? Sebagai Sekretaris Bappeda Aceh yang mengkavling program Pembangunan Aceh, tapi bagi Edi Obama dan kawan-kawan serta rakyat Aceh, kemengan Nova adalah musibah penuh penderitaan," tegas putra Bireuen ini.

Bukan itu saja, Edi juga meminta Iqbal lebih mendalami ilmu politik, agar tidak menuding gerakan Edi Obama dan kawan kawan sebagai kepentingan Politik semata.

"Adinda ini kan seorang Aktivis Top, mantan ketua ini dan ketua itu, mantan deputi, tapi maju caleg selalu kalah, ya adinda selaku caleg gagal dan dikalahkan  oleh pemain politik baru, berarti Adinda harus banyak belajar Ilmu Politik kembali, agar tidak mudah dikadali dan dibodohi/ditipu oleh Nova Iriansyah," demikian tutup Edi Obama.
Kantor Media Indojayanews.com
Klik Di Sini
Jl. Cendana Utama, lr.Jampeitam I
Kecamatan Syiah Kuala.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
Email : redaksiindojaya@gmail.com


Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com