07 Mei 2019 | Dilihat: 414 Kali
FPI Kota Bogor : Menunggu Komando Ulama Tentang People Power
noeh21
Ketua DPW FPI Kota Bogor Ustad Asep Abdul Qodir
 

IJN - Bogor | Ketua DPW FPI Kota Bogor Ustad Asep Abdul Qodir menyampaikan People Power akan muncul apabila ketidak adilan dan kejujuran dari penyelenggara pemilu 2019.

Pihaknya akan tetap satu komando dengan Sami'na waatho'na terhadap komando imam besar Habib Rizieq Shihab dan ijtima ulama ke 3 yaitu dengan pada point' 2 dan 3:

Pada ijtima ulama ketiga yang digelar beberapa hari lalu menghasil, Mendorong dan meminta kepada BPN PAS untuk mengajukan keberatan melalui mekanisme legal prosedural tentang terjadinya berbagai kecurangan dan kejahatan yang terstruktur, sistematis, dan masif dalam proses Pilpres 2019.

Lanjut kata ketua DPW FPI Bogor mendesak Bawaslu dan KPU memutuskan agar segera diskualifikasi paslon capres-cawapres 01 Jokowi-Ma'ruf Amin. “Kami Masyarakat Ormas Islam Kota Bogor dari berbagai elemen menuntut untuk kejujuran dan Keadilan mengenai Pemilu 2019 yang jujur dan adil dan bermartabak sehingga tercipta kerukunan antar umat beragama di Kota Bogor,” kata Ustad Asep Abdul Qodir.

Namun, untuk People Power pihaknya akan kerahkan massa sebanyak-banyaknya, sebab ini sudah menjadi permasalahan bangsa Indonesia, "Bukan lagi hanya soal dukung mendukung capres-cawapres, tapi ini adalah bentuk kedzaliman bagi seluruh rakyat Indonesia yang harus wajib untuk diperjuangkan seluruh rakyat Indonesia," tegasnya.

Jika diadakan People Power, maka ada 5 pilihan, yang pertama  dengan aksi damai turun kejalan beramai-ramai menyuarakan kebenaran. Lanjut, bisa dengan menduduki dan menginap di Istana, Gedung DPR-RI, Bandara dan Pelabuhan Internasional.

Kemudian, dengan mogok massal diantaranya tidak masuk sekolah dan kerja. Namun bukan hanya itu, Bisa dengan boikot masal, yang artinya tidak bayar listrik, air dan pajak, serta menarik uang dari Bank Naga dan Bank pemerintah. Yang terakhir bisa dengan i'tikaf bersama sama, diam dimasjid tidak kemana-mana sambil mendoakan semoga yang curang di Azab Allah SWT.

Penulis : Ruddy Setiawan
Editor : Rudi H

Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com