11 Apr 2026 | Dilihat: 179 Kali

HRD Minta Kader PKB Hadir Nyata di Tengah Masyarakat

noeh21
Teks Foto: HRD memberikan arahannya pada Pembukaan Acara Muscab PKB Kabupaten Bireuen, Kota Lhokseumawe, Kabupaten Aceh Utara, Bener Meriah dan Kabupaten Pidie Jaya di Hotel Bireuen Jaya. Foto: IJN/Amiruddin.
      
IJN - Bireuen | Kehadiran Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, apalagi di tengah berbagai tantangan sosial dan ekonomi yang dihadapi saat ini.
 
Hal tersebut disampaikan oleh H Ruslan M Daud (HRD), anggota Komisi V DPR RI sekaligus Ketua DPW PKB Provinsi Aceh, dalam sambutannya pada Musyawarah Cabang (Muscab) PKB untuk lima kabupaten/kota, yakni Bireuen, Lhokseumawe, Aceh Utara, Bener Meriah, dan Pidie Jaya.
 
Kegiatan tersebut digelar Jumat malam, 10 April 2026, di Hotel Bireuen Jaya, dan dihadiri sejumlah kader serta anggota legislatif, termasuk Wakil Ketua DPRA Saifuddin Muhammad.
 
Dalam sambutannya, Ruslan menegaskan, Muscab merupakan momentum penting dan sakral dalam organisasi, yang harus dimaknai sebagai ajang konsolidasi untuk memperkuat peran partai hingga ke akar rumput.
 
“Kita harus menancapkan atribut partai hingga ke pelosok. Kehadiran PKB harus bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, baik untuk kepentingan sosial, agama, maupun bangsa,” sebut HRD.
 
Ia juga mengajak seluruh kader, mulai dari anggota DPRK hingga DPRA, untuk mengesampingkan ego dan perbedaan, serta bersatu di bawah kepemimpinan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.
 
Menurutnya, kader PKB harus aktif “menjemput bola” di lapangan dengan memperjuangkan kebutuhan masyarakat, baik nelayan dan petani, serta hadir langsung di tengah mereka yang membutuhkan.
 
Jangan hanya menunggu, kita harus berada di tengah-tengah masyarakat. Apalagi Aceh baru saja dilanda bencana, keluarga besar PKB harus mampu membantu para korban,” tegasnya.
 
Ruslan juga menyatakan optimisme bahwa PKB mampu meraih kemenangan pada pemilu mendatang, sekaligus berkomitmen mendukung program pemerintah daerah di bawah kepemimpinan gubernur dan wakil gubernur Aceh saat ini.
 
Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPP PKB Moh. Rano Alfath menegaskan, proses penentuan kepengurusan hasil Muscab sepenuhnya merupakan kewenangan DPP PKB.
 
“Siapa pun yang dipilih oleh DPP, itulah yang terbaik untuk PKB di Aceh," kata Rano. 
 
Dalam kesempatan tersebut, Rano juga menyampaikan pesan penting dari Gus Muhaimin kepada seluruh kader PKB, khususnya di Aceh. Kader harus naik kelas menjadi pemimpin. Tidak hanya melayani, kader juga dituntut meningkatkan kapasitas diri agar mampu memimpin di berbagai level.

 
Penulis | Amiruddin 
Editor | Muhammad Zairin