14 Juni 2022 | Dilihat: 561 Kali
Kemenkumham Aceh Sahkan Perubahan Partai SIRA
noeh21
Keterangan : Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Aceh, Meurah Budiman menyerahkan Surat Keputusan (SK) perubahan AD/ART dan pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai SIRA.
 

IJN - Banda Aceh | Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Aceh, Meurah Budiman menyerahkan Surat Keputusan (SK) perubahan AD/ART dan pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai SIRA. Selasa 14 Juni 2022.
 
Penyerahan SK tersebut diterima langsung oleh Muhammad Nazar, Ketua Majelis Tinggi Partai (MTP) Partai SIRA yang ikut didampingi Muslim Syamsuddin selaku Ketua Umum terpilih, Muhammad Daud Sekretaris Jenderal dan sejumlah pengurus DPP Partai SIRA.
 
Kepada wartawan, Kakanwil Kemenkumham Aceh, Meurah Budiman mengatakan, SK yang diserahkan tersebut sesuai dengan yang diajukan oleh Partai SIRA
 
"SK tersebut sudah kami lakukan verifikasi dokumennya, sudah memenuhi syarat ketentuan berlaku, sebagaimana yang diatur PP No. 20 Tahun 2007 tentang Partai Politik lokal di Aceh," katanya.
 
Perubahan partai SIRA mencakup perubahan Nama, Lambang, AD/ART dan pengurus pimpinan pusat dilakukan mengingat hasil Pemilu tahun 2019, Partai SIRA tidak mencukupi 5% ambang batas parlemen sebagaimana diatur UU Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh 
 
Sebelumnya, nama Partai SIRA yang terdaftar pada Kemenkumham Aceh tidak memiliki kepanjangan apapun, namun setelah adanya perubahan nama, lambang dan AD/ART, nama partai SIRA berubah menjadi Partai SIRA yang memiliki kepanjangan Soliditas Independen Rakyat Aceh
 
Sementara itu, Muhammad Nazar Ketua MTP Partai SIRA yang juga mantan Wagub Aceh mengatakan, setelah Kemenkumham mengeluarkan SK perubahan pengurus Partai SIRA, maka kepemimpinannya sebagai ketua umum periode lalu telah berakhir dan akan melanjutkan kerja partai sebagai ketua MTP terpilih hasil Kongres II Partai SIRA 
 
"Partai SIRA setelah pengesahan Kemenkumham Aceh akan fokus dalam persiapan Partai sebagai peserta Pemilu tahun 2024 dengan melengkapi syarat-syarat yang ditentukan oleh KPU,"katanya.
 
Terkait adanya gesekan internal pasca Kongres lalu, Nazar menanggapi sebagai hal biasa dalam organisasi terhadap kelompok kecil dalam partai yang tidak puas dengan hasil Kongres.
 
 
Penulis : Hendria Irawan
Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com



Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com