17 Apr 2022 | Dilihat: 859 Kali

Sekber Usul Prabowo-Jokowi Maju di Pemilu 2024

noeh21
Jokowi - Prabowo di istana. | Foto dokemen pribadi
      
IJN - Jakarta | Sekretariat Bersama (Sekber) Prabowo-Jokowi mengatakan wacana penundaan pemilihan umum (pemilu) dan perpanjangan masa jabatan presiden bertentangan dengan konstitusi.

Sekber menyebut dia mengusulkan alternatif agar pasangan Prabowo-Jokowi untuk maju di Pemilu 2024 dengan melanjutkan kerja Kabinet Indonesia Maju.

"Sehingga sudah sepatutnya kerja-kerja (Kabinet Indonesia Maju) yang sudah dilakukan dilanjutkan dengan mengusung pasangan Prabowo-Jokowi untuk ramai-ramai kita pilih pada 14 Februari 2024 nanti," kata Ketua Koordinator Sekber Prabowo-Jokowi, G Gisel, dalam keterangan tertulis, Minggu 17 April 2022.

Baca juga : Jokowi di Demo, Hasto PDIP Singgung Ini!

Gisel mengatakan hal itu merupakan langkah strategis untuk melanjutkan kabinet Indonesia Maju yang menurutnya sudah berupaya memberikan terbaik. Menurutnya, Prabowo-Jokowi dapat mewujudkan konsolidasi kekuatan dan stabilitas politik

"Ini adalah langkah taktis, strategis, dan keputusan besar yang diambil oleh Presiden Jokowi untuk mengonsolidasikan kekuatan dan stabilitas politik nasional, baik di dalam pemerintahan maupun di parlemen," kata Gisel.

Baca juga : Jokowi Tegaskan Tahapan Pemilu 2024 Dimulai Juni 2022

Sebelumnya, Sekretariat Bersama (Sekber) Prabowo-Jokowi telah mendeklarasikan dukungan pada 15 Januari 2022. Dukungan tersebut diberikan kepada Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Presiden Joko Widodo untuk mencalonkan diri menjadi pasangan Presiden dan Wakil Presiden pada Pemilihan Presiden 14 Februari 2024.

Baca juga : Jusuf Kalla : Penundaan Pemilu 2024 Bakal Munculkan Konflik

Sekber bermaksud menggalang dukungan masyarakat, seperti tokoh-tokoh agama setempat, ketua adat daerah setempat, himpunan mahasiswa, asosiasi pengusaha, organisasi masyarakat, dan komponen bangsa lainnya. Sekretariat dibuat di beberapa wilayah untuk mengumpulkan orang-orang yang setuju dan ingin agar pembangunan kabinet Indonesia Maju dapat berkelanjutan dengan tanpa melanggar konstitusi.




sumber: CNNIndonesia
Sentuh gambar untuk melihat lebih jelas