19 November 2018 | Dilihat: 334 Kali
Dari Tanah Suci
Waled Marhaban dan Senator Fachrul Razi Himbau Masyarakat Aceh Bersatu Hindari Fitnah
noeh21
Foto : Senator Aceh H. Fachrul Razi, MIP,Waled Marhaban Bakongan, Abi Khairuddin (Kota Bahagia, Aceh Selatan), Tgk H. Abubakar Usman atau Abon Buni (Matang Kuli, Aceh Utara) dan Tgk Khairul Adnan.
 

IJN - Madinah | Senator Aceh H. Fachrul Razi, MIP yang saat ini sedang menjalankan ibadah Umroh bersama Waled Marhaban dan beberapa Ulama Aceh lainnya, mengatakan bahwa masyarakat di Aceh harus bersatu dan menghindari fitnah menfitnah dalam rangka menjaga ukhuwah islamiyah dan persatuan Aceh.

Dirinya mengatakan mengatakan rombongan Umroh Asal Aceh mendoakan Aceh agar dalam persatuan dan kekompakan. “Bersatulah rakyat Aceh, jangan tercerai berai karena Pemilu, bangunlah silaturahmi, perbedaan pendapat adalah hal yang biasa, jadi hindari fitnah karena fitnahlah yang menyebabkan perpecahan dan kehancuran Aceh,” jelas Fachrul Razi melalui press release diterima media ini, Senin 19 November 2018

Fachrul Razi mendoakan agar masyarakat Aceh terhindar dari mara bahaya, fitnah dan perpecahan, dan menjadi masyarakat yang adil, sejahtera dan bermartabat.

Selain Senator Fachrul Razi, terdapat beberapa ulama Aceh seperti Waled Marhaban Bakongan, Abi Khairuddin (Kota Bahagia, Aceh Selatan), Tgk H. Abubakar Usman atau Abon Buni (Matang Kuli, Aceh Utara) dan Tgk Khairul Adnan.

Dalam rombongan Umroh yang diikuti oleh 174 jamaah, Fachrul Razi mengatakan bahwa jamaah juga selain melakukan ibadah Umroh, juga melakukan Zikir Raja Seulawet yang dipimpin oleh Abon Baka Matang Kuli. Jamaah Umroh asal Aceh juga melakukan peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di Mekkah pada hari Selasa tanggal 20 November 2018.

Fachrul Razi mengatakan bahwa rombongan jamaah Zikir Raja Seulaweut ini merupakan binaan Waled Marhaban dan Abon Buni. Abon Buni, demikian sapaan akrab ulama yang saat ini aktif memimpin Dayah Ashabul Yamin di Kecamatan Paya Bakong Kabupaten Aceh Utara tersebut saat ini membina puluhan Majlis Zikir yang terus berkembang kian pesat diseluruh Aceh. 

Abon Buni mengatakan bahwa Shalawat kepada Nabi Muhammad akan memberikan kemudahan dan kesehatan kepada kita. “Mencintai Rasulullah melalui bershalawat adalah kemuliaan yang luar biasa memberikan manfaat bagi perubahan diri kita. Berilah kehormatan yang tinggi kepada Rasulullah SAW, dan mulailah dengan niat yang baik dan mulia,” jelas Abon Buni.

Sementara itu, Waled Marhaban Bakongan dalam Tausiyahnya mengatakan bahwa setiap manusia haruslah memperbanyak ibadah, dirikan sholat, perbanyak zikir dan shalawat serta perbanyaklah sedekah. “Beribadah kepada Allah, Insya Allah akan mendapatkan rezeki yang berlimpah,” jelas Waled Marhaban yang juga Anggota Tuha Peuet Wali Nanggroe.

Umroh dari Majelis Zikir Raja Seulawet yang dipimpin oleh Waled Marhaban dan Abon Buni dilakukan setahun dua kali yaitu pada bulan Nisfu Sya’ban dan Bulan Rabiul Awal bertepatan dengan Maulid Nabi.

Dalam rombongan umroh asal Aceh, jamaah mayoritas berasal dari 3 kabupaten, Aceh Selatan, Aceh Utara, Aceh Timur dan Juga terdapat Jamaah dari Abdya. Fachrul Razi yang membawa beberapa Ulama melakukan Umroh selama beliau duduk sebagai Senator di Jakarta melaksanakan program ini dalam rangka meningkatkan keimanan kepada Allah melalui bimbingan para Ulama di Aceh. “Semoga Allah membalas dengan rezeki yang melimpah dan menjadi amal saleh, amin,” tutup.
Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com