12 Maret 2020 | Dilihat: 2470 Kali
DPRA Minta Balai Monitor Kembalikan Karya Mahasiswa UIN Ar-Raniry
noeh21
Iskandar Usman Al-Farlaky/Net
 

IJN - Banda Aceh | Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh, Iskandar Usman Al-Farlaky, meminta Balai Monitor Spektrum Frekuensi untuk mengembalikan karya mahasiswa UIN Ar-Raniry, yang disita, Rabu 11 Maret 2020, pukul 10.00 WIB.

Tindakan oknum dari balai monitor yang menyita karya inovasi mahasiswa UIN di laboratorium kampus itu dinilai bentuk pelanggaran serius terhadap hak intelektual dan inovasi dari insan kampus.

"Kalau mahasiswa tidak bisa berkarya, lebih baik kampus dibubarkan saja. Biar balai dan lembaga pemerintahan diisi orang-orang bodoh," ujar Iskandar yang mengaku geram dengan tindakan oknum tersebut.

"Balai Monitor harusnya bekerjasama dengan kampus dalam menghasilkan inovasi-inovasi yang berguna bagi masyarakat. Bukan malah sebaliknya," sambungnya.

Mantan aktivis UIN Ar-Raniry mengatakan, dirinya berharap agar hal serupa tak kembali terulang di masa depan. Lembaga pemerintahan diharapkan menjadi pendukung untuk melahirkan inovasi-inovasi dari kampus maupun lembaga intelektual lainnya.

Jangan sampai, kata Iskandar, lembaga pemerintah justru mematikan inovasi anak bangsa dengan aturan yang dibuat semena-mena.

"Karya itu (Islamic Jammer-red), harus dikembalikan. Ini tindakan yang tak patut yang dilakukan abdi negara terhadap karya intelektual," ujar anggota DPR Aceh dari Fraksi Partai Aceh.

Tak sampai disitu saja, Iskandar Usman juga menuntut Balai Monitor Spektrum Frekuensi untuk meminta maaf kepada Kampus UIN Ar-Raniry atas tindakan mereka menyita inovasi mahasiswa di laboratorium kampus.

"Kemudian Balai Monitor menjadi mitra kampus untuk membantu mahasiswa menghasilkan karya," katanya. Untuk diketahui, sebelumnya mahasiswa UIN Ar-Raniry berhasil melahirkan karya inovasi Islamic Jammer.

Islamic Jammer itu dapat digunakan untuk mematikan sinyal HP para jamaah di dalam masjid. Sehingga, para jamaah tidak merasa terganggun dengan suara HP saat melakukan ibadah shalat.

Islamic Jammer itu merupakan salah satu karya mahasiswa Aceh yang dipamerkan di stand UIN Ar-Raniry di ajang Internasional Islamic Education Expo (IIEE) tahun 2017 lalu. Pameran itu diselenggarakan di ICE BSD Serpong, Tangerang Selatan, Banten pada 21-24 November 2017.

Editor: Hidayat. S
Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com



Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com