20 Mei 2022 | Dilihat: 151 Kali
Harapan Danlanal Simeulue Usai Pelatihan Penanggulagan Bencana Alam
noeh21
Danlanal Simeulue Letkol Laut (P) Hendra Dwinanto, SH. M.Tr.Opsla. foto Rudi
 

IJN - Simeulue | Komandan Lanal (Danlanal) Simeulue, Letkol Laut (P) Hendra Dwinanto secara resmi menutup kegiatan pelatihan penanggulangan bencana alam di Kabupaten Simeulue.
 
Penutupan latihan penanggulangan bencana alam itu dilakukan di lapangan bola kaki Desa Lugu, Kecamatan Simeulue Timur, yang dihadiri unsur Forkopimda, peserta pelatihan, serta masyarakat setempat.
 
Latihan penanggulagan bencana alam ini dilaksanakan Dispotmaral Simeulue selama tiga hari pada 17-19 Mei 2022. Dimulai dari pembukaan apel pasukan pelatihan penaggulangan bencana alam di lapangan pendopo Bupati Simeulue dan pelatihan evakuasi korban serta penutupan acara tersebut.
 
Danlanal Simeulue dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam latihan penanggulangan bencana alam ini.
 
"Kami ucapakan terima kasih seluruh pihak yang terlibat dalam proses kegiatan pelatihan penaggulangan bencana alam, terutama BPBD, SAR, TNI-POLRI, Rapi, Dinas Kesehatan, serta masyarakat Simeulue yang ikut dalam kegiatan ini," kata Danlanal, Kamis 19 Mai 2022.
 
Tujuan pelatihan ini menumbuhkan kesadaran, peningkatan kemampuan diri sendiri, kesiapsiagaan, kewaspadaan, sikap tanggap menyiapkan alat peralatan, serta menyelamatkan diri dari resiko ancaman dan menghadapi terjadinya ancaman bencana alam.
 
“Mampu menekan angka korban jiwa dan memahami langkah-langkah pertama, yang harus diambil saat terjadi bencana,”
 
Pihaknya berharap, melalui kegiatan itu dapat mengedukasi masyarakat Simeulue dalam menghadapi setiap terjadinya bencana alam. Apalagi, di wilayah Simeulue sering terjadi gempa bumi.

Baca Juga : Lanal Simeulue Gelar Apel Pasukan Pelatihan Penaggulangan Bencana Alam
 
Pantauan awak media simulasi di lapangan, pertama peserta keluar dari ruangan disaat gempa bumi yang dilaksanakan dari Mako Lanal Simeulue. Selanjutnya disaat itu berbunyi alaram naiknya air laut (tsunami) peserta lari ke jalur evakuasi menuju daratan yang lebih tinggi telah disediakan. Pantauan awak media TNI-AL dengan cepat membatu warga korban Gempa Bumi yang berlumuran darah untuk mendapatkan penolong pertama.
 
Selanjutnya laporan dari kepala desa Ganting melaporkan warganya hilang. Dengan demikian Lanal Simeulue langsung ke lokasi untuk menyelamatkan warga tersebut serta melarikan ke RSUD Kabupaten Simeulue.
 
Diakhir penutupan kegiatan pelatihan penaggulangan bencana ini, sebagai rasa syukur suksesnya kegiatan tersebut, Danlanal dan jajaran turut menggelar syukuran di Mako Lanal Simeulue bersama unsur Forkopimda dan turut membagikan bantuan sosial kepada masyarakat berupa sembako. (Red)
Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com



Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com