02 Jun 2025 | Dilihat: 329 Kali

Irdam IM Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila di Lapangan Blang Padang

noeh21
Inspektur Kodam Iskandar Muda (Irdam IM), Brigjen TNI  Yudi Yulistyanto, M.A. mewakili Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Pangdam IM) Mayor Jenderal TNI Niko Fahrizal, M.Tr. (Han), bertindak sebagai Inspektur Upacara pada Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila. Foto. Penerangan Kodam IM
      
IJN - Banda Aceh | Inspektur Kodam Iskandar Muda (Irdam IM), Brigjen TNI  Yudi Yulistyanto, M.A. mewakili Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Pangdam IM) Mayor Jenderal TNI Niko Fahrizal, M.Tr. (Han), bertindak sebagai Inspektur Upacara pada Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar di Lapangan Blang Padang, Kota Banda Aceh, Senin 2 Juni 2025.

Dalam amanat tertulis Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia (BPIP RI), Prof. Dr. Yudian Wahyudi, M.A., yang dibacakan oleh Irdam IM disampaikan pesan yang menggugah seluruh elemen bangsa untuk terus memperkokoh ideologi Pancasila sebagai dasar dan arah pembangunan nasional dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

"Hari ini, tanggal 1 Juni 2025, kita kembali memperingati momentum yang sangat penting dalam sejarah bangsa Indonesia: Hari Lahir Pancasila. Peringatan ini bukan hanya bentuk penghormatan terhadap sejarah, namun juga perwujudan komitmen kolektif kita terhadap nilai-nilai luhur yang menjadi fondasi berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia," ucapnya.

Dalam pidato tersebut, Pancasila ditegaskan bukan sekadar teks historis atau normatif semata, melainkan jiwa bangsa, pedoman hidup bersama, serta bintang penuntun dalam mewujudkan cita-cita kemerdekaan: Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur.

Disebutkan pula bahwa dalam konteks pembangunan nasional dewasa ini, pemerintah telah menetapkan Asta Cita sebagai delapan agenda prioritas menuju Indonesia Emas, salah satunya adalah memperkokoh ideologi Pancasila, demokrasi, dan hak asasi manusia.

"Kemajuan tanpa arah ideologis akan mudah goyah. Kemajuan teknologi tanpa bimbingan nilai Pancasila bisa menjerumuskan bangsa pada dehumanisasi," lanjutnya dalam amanat tersebut.

Upacara tersebut juga menjadi pengingat akan pentingnya penanaman nilai-nilai Pancasila sejak dini, terutama melalui dunia pendidikan, birokrasi yang berintegritas, ekonomi yang berkeadilan, hingga interaksi digital yang beretika. Nilai-nilai luhur Pancasila diharapkan dapat dihidupi secara nyata dalam seluruh aspek kehidupan masyarakat.

Dalam amanatnya, Kepala BPIP RI juga menekankan bahwa pembumian Pancasila bukan tugas satu lembaga semata, tetapi menjadi tanggung jawab bersama dari seluruh komponen bangsa: dari pejabat hingga rakyat, dari tokoh agama hingga kaum muda.

"Jadikan peringatan Hari Lahir Pancasila ini bukan sekadar seremonial, tetapi momentum untuk memperkuat komitmen kita terhadap nilai-nilai kebangsaan. Kita ingin Indonesia maju bukan hanya secara teknologi, tapi juga bermartabat secara moral dan berkeadilan sosial," tegasnya.

Hadir dalam Upacara tersebut, Para Kabalakdam IM, para Asisten Kasdam IM, Para Perwira, Bintara dan Tamtama serta Pegawai Negeri Sipil Kodam Iskandar Muda se Garnizun Banda Aceh.



Penulis : Ray
Editor : Redaksi