25 Oktober 2019 | Dilihat: 441 Kali
Aceh Gelar Festival Batu Terbesar di Indonesia
noeh21
Batu akik jenis solar dalam kontes di Banda Aceh, Sabtu (7/9/2019). Foto: Suparta/acehkini
 

IJN - Banda Aceh | Pemerintah Aceh melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata bakal menggelar festival batu mulia terbesar pada bulan November 2019 mendatang. Festival tersebut mengusung tema "Aceh Kembali Meugiwang" yang bakal berlangsung pada 9-12 November di Taman Seni dan Budaya Banda Aceh.

Ketua Pelaksana Nasrul Sufi atau kerap disapa Teungku Agam, kepada Media INDOJAYANEWS.COM pada Jumat 25 Oktober 2019 mengatakan, festival batu mulia bertaraf nasional tersebut diharapkan mampu menarik perhatian para pecinta dan kolektor batu dari seluruh Indonesia untuk datang ke ujung Barat Indonesia.

Selain mampu menarik wisatawan dan pecinta batu mulia, kegiatan itu juga diharapkan mampu menggerakkan roda perekonomian dan minat wisatawan ke Aceh Aceh.

"Batu Aceh merupakan salah satu batu terbaik di Indonesia. Batu Idocrase Aceh dulu sangat populer dan sangat diminati oleh semua kolektor di seluruh Asia, namun sekarang agak sedikit kendur. Jadi, dengan adanya event ini diharapkan Batu Aceh akan buming dan ‘meugiwang’ kembali," kata Nasrul Sufi.

Berikut batu-batu yang akan dikonteskan;

(1) Kelas Idocrase, yaitu: Lumut Aceh, Sungai Dareh, Solar, Bio Solar, Bio Solar Changge, 
Neon Polos Green, Neon Polos Putih, Pupis Totol, Pupis Polos, Noen Lumut, Idocrase Totol 
Sayur, Idocrase Emeral Green, Solar Lumut (Solmut) dan Idocrase Baby Small.

(2) Kelas Calcedony, yaitu: Calcedony White, Milky, Red, Orange, Yellow, Solmed, Cat Eyes dan Calcedony Green/Hijau Lumut. (3) Kelas Bacan, yaitu: Bacan Polamea dan Bacan Doko. (4) Kelas Batu Gambar Badar dan Kristal, yaitu: Batu Gambar Orang, Hewan, Huruf, Angka, 
Benda, Abstrak, Pemandangan, Batu Gambar Sayur dan Buah-buahan.

(5) Kelas Kalimaya, yaitu: Kalimaya Kembang Jarong dan Kalimaya Hitam. (6) Kelas Panca Warna Kristal dan Badar, yaitu: Panca Warna Kristal dan Panca Warna Badar. (7) Kelas Nephrite, yaitu: Nephrite Jade, Jade Polos, Jade Bunga, Jade Cat Eye, Carving/Ukir dan Nephrite Unik Antik. (8) Kelas Black Jade, yaitu: Black Jade Badar & Black Jade Kristal. (9) Kelas Es Jade, yaitu: Es Jade Polos & Es Jade Totol.

(10) Kelas Amethis dan Kinyang, yaitu: Amethis, Amethis Cutting, Kinyang Bensin, Brown, Putih dan Kinyang Karang. (11) Kelas Bulu Macan dan Klawing/Jasper, yaitu; Bulu Macan, Klawing/Jasper Multi Colour dan Telur Kodok. (12) Kelas Tapak Jalak, yaitu : Tapak Jalak Kristal dan Tapak Jalak Badar.

(13) Kelas Yakut dan Kecubung Wulung, yaitu; Yakut Kuning, Merah, Putih, Cempaka Combong, Lumut Merah Kristal dan Kecubung Wulung. (14) Kelas Sulaiman dan Guliga, yaitu: Sulaiman Motif, Sulaiman Mata, Sulaiman Kurung, Junjung Derajat dan Guliga. (15) Kelas Batu Raja, yaitu:  Biru Langit dan Purple. (16) Kelas Teratai, yaitu: Teratai Kuning, Merah dan Multi Colour. (17) Kelas Unik Antik.

"Panitia penyelenggara Festival Batu Mulia menyediakan dana pembinaan dengan total sebesar 35 Juta bagi Juara Umum, yaitu; Juara Umum I 20 Juta, Juara Umum II 10 Juta dan Juara Umum III 5 Juta Rupiah. Juga ada juara item masing-masing batu. Misalnya juara batu Lumut Aceh; ada juara I, II dan III. Dengan sistem pembagian persentase 60:40. Para Juara Umum juga mendapatkan Plakat dan Sertifikat," ungkap Nasrul.

Penulis : Hidayat S
Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com