21 November 2019 | Dilihat: 51 Kali
Komunitas Hijau terawah bersama Dinas Pariwisata Aceh Kampanyekan Toilet Bersih di Sabang
noeh21
 

IJN - SABANG | Untuk mendukung meningkatnya jumlah wisatawan yang mengunjungi pulau weh Sabang, Komunitas Hijau Terawah bersama dengan Dinas Pariwisata Aceh lakukan penganugerahan Aksi Sapta Pesona kampanye toilet bersih 2019 bagi seluruh Homestay yang ada di sabang, 20 November 2019 di mata ie resort Sabang.
 
Dikatakan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Aceh melalui Kabid Pengembangan Destinasi Muzakkir, ST, MT mengatakan, kalau toilet bersih sudah pihaknya lakukan, secara general urusan pariwisata sebenarnya sudah selesai.
 
"Jadi kita sekarang tembak hal-hal yang selama ini kita tinggalkan padahal itu penting, maka itu kita coba melalui gagasan bersama dengan terawah untuk membuat acara ini, kami pikir ini bagian terpenting dari sebuah destinasi atau tujuan wisata," terang Muzakkir.
 
Ditambahkan Kabid Pengembangan Destinasi Disbudpar Aceh, Sabang masuk di cluster pertama pariwisata aceh yang menjadi prioritas, sabang itu sudah menjadi ikon untuk Aceh, selain dari Danau Laut Tawar dan Pulau Banyak.
 
“Setelah kampanye toilet bersih homestay 2019 ini, kedepan untuk kali ketiga di tahun 2020 mungkin nanti akan ada toilet bersih untuk mesjid, meunasah, dan mushalla, sebagai upaya kita untuk wujudkan wisata halal," tutupnya.
 
Sementara Walikota Sabang melalui Asisten II Sekdako Sabang Drs.Kamaruddin mengatakan, toilet adalah salah satu sarana pariwisata, tiga hal yang paling penting dalam pariwisata yaitu, dapur, kasur, dan sumur, tentunya kalau tidak ada ketiga ini wisatawan tidak akan senang.
 
Menurutnya, toilet masuk ke dalam kategori sumur, dapur masuk ke dalam kategori restoran atau rumah makan, dan kasur masuk ke kategori infrastruktur hotel atau penginapan.
 
"Kalau bapak ibu ingin homestay anda disenangi wisatawan, tentunya harus melengkapi ketiga hal tersebut," ungkapnya. 
 
"Saya pikir tidak ada orang yang datang kalau disuatu daerah itu makanannya tidak enak, sarana pendukung penginapan tidak bagus seperti ranjang contohnya, jika saja kedua yang saya sebutkan tadi bagus tanpa didukung oleh toilet yang bersih, orang tidak akan nyaman untuk berkunjung," ujarnya.
 
“Lomba atau penghargaan malam ini jangan di maknai sebagai untuk mendapat hadiah, tapi toilet bersih merupakan sarana untuk membuat para tamu menginap d homestay kita menjadi lebih betah dan ingin berkunjung lagi," harap Kamaruddin.
 
"Mudah-mudahan ini jadi menjadi program amal, bukan hanya program kedinasan, setelah malam ini jika di tahun 2020 ada lagi, para dewan juri akan bingung karena semua toilet-toilet sudah pada bersih semuanya," tutupnya.
 
Penulis : Windi
Editor    : Mhd Fahmi
Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com