01 Mei 2019 | Dilihat: 96 Kali
Komunitas Yacthis Mengenal Sabang Lewat SMF
noeh21
Komunitas Yacthis. Foto Windi
 

IJN - Sabang | Acara penutupan Sabang Marine Festival (SMF) 2019 pada Selasa malam 30 April 2019, salah seorang yacthis Luc Caleebaut,   mengungkapkan kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS) sangat bermanfaat sebagai ajang promosi wisata Kota Sabang.

Pria asal Belgia itu mengatakan, SMF telah membuat nama Sabang dikenal oleh para komunitas yacth di dunia. " 5-6 tahun lalu belum banyak yang mengenal tentang Sabang, sejak diselenggarakannya SMF Yacthis sudah mengenal pulau indah ini dan sudah sering berkunjung" ungkapnya pada acara yang digelar di komplek pelabuhan CT1 BPKS Sabang. 

Nahkoda kapal Layar SY. Sloep Mounche itu juga menceritakan pengalaman menyenangkan selama di Sabang.

"Kami menikmatinya, yang membuat kami teringat tentang Sabang adalah orangnya. Malaysia, Thailand orangnya baik-baik, tapi Sabang sangat luar biasa, sangat baik-baik, sangat ramah-ramah," tambahnya. 

Luc juga menyampaikan bahwa para peserta SMF sebagian besar adalah penulis blog dan majalah juga youtuber. Tentunya pengalaman yang dirasakan di Sabang akan diutarakan dalam blog-blog dan akun youtube mereka nantinya. 

"Saya sendiri hampir menyelesaikan video saya yang saya buat khusus untuk SMF. Besok akan saya upload di youtube dengan judul Tropical Sailing Live," tambahnya lagi. 

Para peserta yacthis yang datang sangat terkesan tentang Sabang, mereka juga memastikan akan menambah jadwal tinggal di Sabang hingga dua minggu kedepan.

"Tidak ada kekurangan apapun, kami sangat menikmatinya, kami puas dan kedepan jika ada kesempatan pada tahun depan saya memastikan akan hadir kembali," tutup Luc.

Diketahui, SMF 2019 diikuti 27 kapal layar wisata (yacth) dari beberapa negara yakni Belanda, Malaysia, Australia, Prancis, Alaska, Canada, Inggris, Australia, Usa dan Belgia. Dari 27 yang terdaftar, satu kapal batal tiba karena mengalami musibah (karam) disekitar perairan Banda Aceh.

Ke-26 yacht itu diantaranya yakni Adiejiwah, Babagnaff 6, Brave Heart, Frangkiz, Icaros, Jaga ii, Just Dance, Lady You, Nauti Nauti, Althea, Kali, Mandragore, Puddy Tat, Aku Angka, Millenium, Slopemouch, Tiger Balm, 2 Fast 4 You, Moanna, Wishful Thingking, Maripossa, Melemila, dan Miss Venus. 

Penulis : Windi
Editor : Mhd Fahmi

Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com