29 Agustus 2019 | Dilihat: 189 Kali
Objek Wisata di Singkil Yang Terabaikan
noeh21
Tampak kondisi danau belibis, Pantai Singkil, terlihat terabaikan tidak terawat.
 

IJN - Aceh Singkil | Kabupaten Aceh Singkil memiliki dan menyimpan sejumlah objek wisata alam yang sangat indah. Namun sayangnya, lokasi objek wisata Pantai Singkil yang kiri kanannya diapit oleh dua pelabuhan serta terletak ditengah Ibukota Aceh Singkil, terabaikan.
 
Pasalnya, area Pantai Singkil yang memiliki Danau Belibis itu terlihat tidak tertata dan terawat. "Sehingga lokasi objek wisata tersebut terlihat kumuh," ucap Mustafa Kamal, salah seorang pemuda pemerhati daeeah setempat, Kamis, 29 Agustus 2019.
 
Padahal lokasi tersebut merupakan pintu keluar masuk wisatawan menuju objek wisata andalan Kabupaten Aceh Singkil, di daerah Kepulauan Banyak yang memiliki destinasi keindahan alam bawah laut, pasir putih, dan panorama keindahan alam lainnya.
 
Bahkan, kawasan lokasi pantai Singkil ada dibangun tempat jajanan Puja Sera, dan Pemerintahan Kampung Pulo Sarok dengan menghabiskan anggaran desa ratusan juta pernah melakukan penataan lokasi Danau Belibis sejumlah pondok kecil.
 
Sayangnya, kondisi itu tanpa terurus, sehingga sejumlah fasilitas yang sudah dibangun banyak yang rusak. Seperti pondok tempat beristirahat yang menjurus kearah pantai dari danau belibis, dipenuhi semak-semak belukar.
 
Selain menawarkan hamparan deru ombak, kawasan tersebut juga menjadi pintu masuk dan persinggahan transportasi laut Kapal Ferry jurusan Singkil - Gunung Sitoli, Singkil-Simeulue, dan Singkil-Pulau Banyak serta sebaliknya.
 
Mustafa berharap, agar pihak Pemkab Aceh Singkil melalui instansi terkait memberikan perhatian serius dan menata lokasi objek wisata Pantai Singkil. 
 
"Apalagi lokasi tersebut tepat berada ditengah ibukota Kabupaten Aceh Singkil. Begitu juga bisa meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Aceh Singkil," katanya.
 
Hingga berita ini diturunkan, sementara Kepala Dinas Parpora Aceh Singkil belum berhasil dihubungi, begitu juga nomor telepon selulernya saat dihubungi tidak aktif.
 
Penulis : Erwan
Editor    : Mhd Fahmi
Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com