25 Agustus 2020 | Dilihat: 189 Kali
Puluhan Situs Sejarah Aceh Singkil Nyaris Terlupakan
noeh21
Salah satu situs sejarah lokasi makam Syekh Abdul Rajak, Kabupaten Aceh Singkil.
 

IJN - Aceh Singkil | Dengan banyaknya situs sejarah kebudayaan Kabupaten Aceh Singkil yang sudah terdaftar di Kemendikbud RI, seakan nyaris terlupakan. Pasalnya, puluhan situs peninggalan bersejarah yang ada di Kabupaten Aceh Singkil saat ini terkesan tidak ada pembinaan, pemugaran, serta kurang mendapat perhatian. 

Sehingga situs sejarah kebudayaan peninggalan warisan nenek moyang dulu seakan nyaris hilang tergerus dengan perkembangan zaman yang semakin serba modern ini.

Begitu pun bangunan sejarah yang ada terlihat seperti terbiarkan terbengkalai. Bahkan, hampir sebagian besar diantaranya sudah mulai hilang tertutupi semak belukar, tergerus air, dan rusak keropos dimakan usia.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Singkil, M. Najur membenarkan, untuk pemugaran situs sejarah kebudayaan yang ada di daerah saat ini terkendala dengan terbatasnya anggaran yang mengakibatkan terlantarnya tempat bersejarah itu.

"Padahal kami sudah berupaya mendata dan mendaftarkan sedikitnya 21 situs sejarah kebudayaan Kabupaten Aceh Singkil ke tingkat nasional di Kemendikbud RI,"ungkap Najur, Selasa 25 Agustus 2020.

Namun, sambungnya untuk melakukan pemugaran, perawatan situs-situs sejarah kebudayaan Aceh Singkil yang dikhawatirkan rawan punah, karena pihaknya terkendala dengan anggaran yang tidak tersedia.

Kendati demikian, pihaknya terus berupaya untuk menjaga kelestarian peninggalan bersejarah tersebut dengan mengusulkan berbagai program kegiatan kepada Pemerintah baik daerah, Provinsi, dan Pusat.

"Untuk itu, diharapkan kepada semua pihak dapat memberikan perhatian terhadap situs-situs sejarah kebudayaan Kabupaten Aceh Singkil yang saat ini nyaris terlupakan dan hilang tergerus zaman," pungkasnya.

Penulis : Erwan
Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com



Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com