IJN - Banda Aceh | Penjabat Gubernur Aceh, Purn TNI Achmad Marzuki meninjau langsung pasar tani Aceh yang di gelar oleh Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Aceh, di depan halaman Kantor Distanbun Aceh, Jalan Teuku Panglima Nyak Makam, Kampung Kota Baru, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, Rabu 13 September 2023.
Distanbun Aceh selaku penyelenggara pasar tani, terus melakukan pelayanan terbaik dan inovasi baru, guna memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi pedagang maupun masyarakat pembeli.
Para pedagang telah mengunakan pelayanan transaksi melalui QRIS. Pengunaan alat transaksi ini disebut dapat mempermudah jual beli di pasar tani, karena pedagang tidak perlu repot-repot mencari uang kembalian dalam jumlah berapa pun. Begitupun sebaliknya, pembeli dapat melakukan pembayaran melalui QRIS.
Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, Achmad Marzuki melakukan kunjungan langsung ke lokasi bersama rombongan. Dia disambut Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, Cut Huzaimah di dampinggi Kabid Hortikultura Chairil Anwar beserta jajaran.
Achmad Marzuki meninjau hasil olahan UMKM dan produk pertanian yang dijual, sembari melakukan interaksi dengan para pedangang. Achmad Marzuki mendengarkan aspirasi pedagang terkait permintaan penambahan jadwal Pasar Tani ini. Selain Pj Gubernur, Direktur Utama Bank Aceh Syariah (BAS) Muhammad Syah, juga ikut memantau secara langsung kegiatan Pasar Tani ini.
Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, Achmad Marzuki saat berkunjung di Pasar Tani di dampingi Kepala Distanbun Aceh Cut Huzaimah. (Foto Humas)
Kepala Distanbun Aceh Cut Huzaimah didampingi Kabid Hortikultura Chairil Anwar, menjelaskan Pasar Tani selalu menjadi antusias masyarakat. Bahkan program binaan Distanbun Aceh ini mengundang perhatian Pj Gubernur Aceh Achmad Marzuki.
"Alhamdulillah hari ini kita mendapat kunjungan Pj Gubernur Aceh, beliau melihat langsung Pasar Tani karena sebelumnya Pj Gubernur mengaku sangat tersentuh dengan gelaran Pasar Tani ini," ungkap Cut Huzaimah.
Karena itu Pj Gubernur Aceh meminta Pasar Tani ditingkatkan hasil produksi UMKM, olahan makanan, dan termasuk penambahan jadwal.
Selain itu peningkatan kerjasama dengan pihak lain sehingga produk olahan di Pasar Tani bisa dijual secara luas.
Cut Huzaimah juga menyahuti permintaan penambahan jadwal Pasar Tani. Kata dia, akan diupayakan penambahan tetapi dengan cara lain.
"Sesuai dengan permintaan Pj Gubernur Aceh, setiap Sabtu dan Minggu ada event khusus untuk UMKM. Jadi tidak hanya Pasar Tani tapi ada untuk lain, sedangkan Pasar Tani lebih banyak ke arah pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan," jelasnya.
Lebih lanjut Kepala Distanbun Aceh menjelaskan, saat ini para pedagang di Pasar Tani telah membetuk wadah perhimpunan dan menjalin kerjasama dengan Bank Aceh dan melakukulan registrasi QRIS.
Tak hanya itu, Pasar Tani juga telah menjalin kerjasama dengan Bank Indonesia.
"Hari ini, Bank Indonesia menyediakan 500 voucer kepada masyarakat pembeli diisi masing-masing Rp5000, dan dapat ditukar langsung di tempat yang telah disediakan di sini," tuturnya.