IJN - Bireuen | Sebanyak 196 santri di Kabupaten Bireuen menerima Beasiswa Thalabah Hafizh Al-Qur’an dengan total anggaran Rp481 juta. Penyerahan beasiswa secara simbolis dilakukan seusai upacara Hari Santri Nasional 2026 yang dipimpin Wakil Bupati Bireuen, Ir. Razuardi, M.T., di halaman Pendopo Bupati, Kamis, 22 Oktober 2026.
Beasiswa yang disalurkan melalui Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Bireuen itu diberikan kepada santri berdasarkan kategori hafalan Al-Qur’an, mulai dari satu hingga 30 juz.
Penyerahan simbolis dilakukan kepada tujuh santri dari sejumlah pesantren dan dayah di Bireuen, mewakili penerima dari berbagai kategori hafalan.
Upacara Hari Santri Nasional tersebut dihadiri Ketua DPRK Bireuen, unsur Forkopimda, Kepala Kantor Kementerian Agama Bireuen, Ketua MPU, Sekretaris Daerah, kepala SKPK, camat, alim ulama, pimpinan dayah, serta para santri.
Dalam upacara itu, Wakil Bupati Bireuen membacakan amanat Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., yang menekankan pentingnya peran santri dalam memperkuat bangsa melalui penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, inovasi, serta penguatan akhlak.
Peringatan Hari Santri yang diperingati setiap 22 Oktober merupakan momentum mengenang perjuangan ulama dan santri dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia, termasuk semangat Resolusi Jihad yang dimaklumatkan KH Hasyim Asy’ari pada 22 Oktober 1945.
Mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”, peringatan tahun ini mendorong santri agar mampu menghadapi tantangan zaman tanpa meninggalkan tradisi pesantren dan nilai-nilai keislaman.
Program beasiswa hafizh Al-Qur’an menjadi salah satu bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Bireuen terhadap pendidikan dayah sekaligus penghargaan atas kesungguhan santri dalam menghafal Al-Qur’an.
Melalui bantuan tersebut, para santri diharapkan semakin termotivasi memperdalam ilmu agama, menjaga nilai-nilai Al-Qur’an, serta berkontribusi dalam pembangunan daerah dan mewujudkan generasi Indonesia yang berilmu dan berakhlak mulia.
Penulis | Amiruddin
Editor | Muhammad Zairin