07 Mar 2026 | Dilihat: 734 Kali
4 Bulan Pasca Banjir, Pengungsi di Nagan Raya Berbuka Puasa Dalam Gelap Tanpa Listrik
Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, hingga kini belum menikmati sarana penerangan listrik sejak kawasan tersebut dilanda banjir pada akhir November 2025 lalu. Foto. Ilustrasi/ Dinamika Jambi
IJN - Suka Makmue | Masyarakat Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, hingga kini belum menikmati sarana penerangan listrik sejak kawasan tersebut dilanda banjir pada akhir November 2025 lalu.
Hal tersebut seperti disampaikan Samsuardi, Pemuda Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang dalam keterangannya kepada IndoJayaNews.com, Sabtu 7 Maret 2026.
"Memasuki hari ke 18 Puasa Ramadan, kami bersama masyarakat Beutong Ateuh Banggalang makan sahur dan berbuka puasa dalam keadaan gelap. Hanya penerangan lilin dan lampu teplok,"kata Samsuardi.
Ia menyebutkan, penerangan merupakan sarana yang sangat penting di bulan suci Ramadhan, terutama saat berbuka puasa dan makan sahur. Selain itu, penerangan juga dibutuhkan masyarakat untuk menjalankan ibadah dengan lebih khusyuk.
"Coba dibayangkan, gimana nasib masyarakat saat berbuka dan sahur dalam gelap gulita di tenda pengungsian, apalagi masyarakat yang tinggal jaraknya jauh dengan tetangga," sebutnya.
Selama Ramadan, lanjut dia, masyarakat Desa Kuta Teungoh dan Babah Suak belum merasakan listrik. Untuk itu, ia memohon pemerintah untuk melakukan percepatan aliran listrik pengusiaan warga.
"Kami mohon pemerintah untuk bergerak cepat pengaliran listrik ke pengusiaan warga," harap Samsuardi
Penulis: Hendria Irawan
Editor: Muhammad Zairin