IJN - Banda Aceh | Beredarnya surat penerimaan dana hibah penanganan Covid-19 oleh pemerintah Aceh kepada Organisasi pemuda dan mahasiswa di Aceh beberapa waktu lalu menuai pro-kontra dari berbagai kalangan.
Mudasir sebagai salah satu aktivis Aceh mengaku sangat kecewa terhadap tindakan yang dilakukan oleh Gubernur Aceh, Nova Iriansyah terkait pembagian dana hibah kepada 100 lembaga dan organisasi swasta yang mengeluarkan anggaran mencapai 9.5 Miliar.
"Untuk mengatasi penanganan covid-19 tersebut kurang efektif, yang kita takutkan bantuan tersebut tidak tetap sasaran,"kata Mudasir, Kamis 14 Januari 2021
Menurut Mudasir, disaat angka kemiskinan semakin meningkat malah pemerintah Aceh tidak mengutamakan penurunan angka kemiskinan di Aceh, padahal dengan APBA 2021 senilai Rp 16,9 triliun untuk menjawab persoalan kemiskinan di Aceh.
"Tetapi sangat disayangkan bahwa pemerintah Aceh (Gubernur Aceh -Red) terkesan tidak mempedulikan masalah kemiskinan yang melanda masyarakat sekarang,"sebut Mudasir.
Mudasir juga menegaskan bahwa persoalan mendasar yang harus diselesaikan oleh pemerintah Aceh adalah persoalan ekonomi dan kesejahteraan bagi rakyat Aceh, dikarenakan angka kemiskinan di Aceh terus meningkat.
Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS), angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Aceh saat ini masih berada di bawah rata-rata nasional dan Kesenjangan pembangunan antara Kabupaten dan Kota di Aceh juga masih sangat tinggi.
Selain itu, laporan BPS yang dirilis pada Maret 2020 menyebutkan angka kemiskinan di Aceh berjumlah 815 ribu orang, dengan persentase 14,99 persen.
"Walaupun secara persentase menurun dibandingkan September tahun 2019, jumlah orang miskin bertambah lima ribu orang lebih, lima ribu orang itu bukan angka yang sedikit dalam penambahan angka kemiskinan di Aceh,"jelas Mudasir.
Bahkan, Mudasir menyebut Aceh berada pada posisi nomor dua di Pulau Sumatera dalam persoalan angka kemiskinan dan angka pengangguran.
"Sangat disayangkan jika pemerintah Aceh dengan dana APBA 2021 senilai Rp 16,9 triliun tidak bisa mengatasi persoalan dan kemiskinan,"tutup Aktivis Aceh, Mudasir kader HMI dan KORNUS BEM Nusantara Regional Sumatera.
Penulis : Hendria Irawan