30 Jul 2026 | Dilihat: 18 Kali

Bendungan Pantee Lhong Kembali Mengalir

noeh21
Menteri PU, Dody Hangodo didampingi Bupati Bireuen Mukhlis melakukan uji coba Pengaliran bendung irigasi Pantee Lhoong di Desa Bunye Kec. Juli Kabupaten Bireuen. (Foto: IJN)
      
IJN - Bireuen | Harapan petani di Kabupaten Bireuen akhirnya mulai terwujud. Setelah berbulan-bulan menghadapi krisis air akibat kerusakan infrastruktur pascabanjir dan longsor, Bendung Irigasi Pantee Lhoong di Gampong Beunyot, Kecamatan Juli, kini kembali mengalirkan air ke hamparan persawahan.
 
Momentum penting itu ditandai dengan uji coba pengaliran bendung yang dilakukan langsung oleh Menteri Pekerjaan Umum, Ir. Doddy Hanggodo, didampingi Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, Rabu, 29 Juli 2026.
 
Kegiatan tersebut menjadi tonggak keberhasilan percepatan pemulihan infrastruktur strategis yang selama ini menjadi urat nadi sektor pertanian di Bireuen.
 
Turut mendampingi dalam peninjauan itu Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I, Kepala Dinas PUPR Bireuen, serta sejumlah pimpinan SKPK di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bireuen. Rombongan menyaksikan secara langsung aliran air yang mengalir dari bendung menuju jaringan irigasi hingga masuk ke petak-petak sawah milik warga.
 
Hasil uji coba menunjukkan seluruh sistem irigasi berfungsi dengan baik. Air mengalir lancar dan merata tanpa kendala berarti, menandakan bendung siap kembali melayani kebutuhan irigasi petani.
 
Bendung Irigasi Pantee Lhoong yang telah dipulihkan ini diproyeksikan mampu mengairi lahan pertanian seluas 6.562 hektare, sehingga diharapkan menjadi penggerak kebangkitan produksi pangan di Kabupaten Bireuen sekaligus memperkuat ketahanan pangan Aceh dan nasional.
 
Di hadapan ratusan petani yang hadir dalam temu ramah, Menteri PU Doddy Hanggodo menegaskan, percepatan rehabilitasi infrastruktur yang rusak akibat bencana hidrometeorologi merupakan salah satu prioritas pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo.
 
"Pemerintah pusat berkomitmen penuh agar petani terdampak bencana di Aceh dapat bangkit secepatnya. Hari ini kita melihat langsung hasil perbaikan yang berjalan sesuai target dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," kata Doddy.
 
Ia juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bireuen yang dinilai mampu membangun sinergi kuat dengan pemerintah pusat sehingga proses rehabilitasi dapat diselesaikan dengan cepat.
 
"Kami mengapresiasi Bupati Mukhlis beserta seluruh jajaran yang terus bekerja sama mengawal proses pemulihan. Insya Allah mulai musim tanam ini para petani sudah dapat kembali mengolah sawah dengan lebih tenang. Jika masih ada kendala pada jaringan irigasi, akan segera dilakukan normalisasi agar tidak menghambat distribusi air," tegasnya.
 
Menurut Doddy, keberhasilan menghidupkan kembali Bendung Pantee Lhoong merupakan bukti nyata bahwa kolaborasi pemerintah pusat dan daerah mampu mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana.
 
"Uji coba ini menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh sistem bekerja sesuai standar. Infrastruktur yang dibangun harus benar-benar memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat, terutama petani," katanya.
 
Sementara itu, Bupati Bireuen Ir. H. Mukhlis menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas perhatian besar pemerintah pusat terhadap percepatan rehabilitasi infrastruktur pertanian di Bireuen.
 
Menurutnya, selama pascabencana, ribuan petani mengalami kesulitan akibat terputusnya pasokan air ke lahan pertanian. Namun, kondisi tersebut kini mulai berangsur pulih seiring selesainya rehabilitasi bendung dan jaringan irigasi.
 
"Selama pascabencana para petani sangat kesulitan mendapatkan air untuk sawah. Alhamdulillah, sekarang kondisinya mulai berubah. Sebagian masyarakat bahkan sudah kembali memasuki musim tanam," kata Mukhlis.
 
Ia menjelaskan, dari sekitar 15.000 hektare luas sawah di Kabupaten Bireuen, lebih dari 2.000 hektare mengalami kerusakan cukup parah akibat banjir besar yang melanda pada akhir November lalu.
 
Pemerintah, lanjutnya, terus melakukan penanganan secara bertahap hingga sebagian besar jaringan irigasi kini berhasil dinormalisasi.
 
Dengan kembali berfungsinya Bendung Irigasi Pantee Lhoong, Pemerintah Kabupaten Bireuen optimistis sektor pertanian akan segera bangkit. 
 
Selain menjamin ketersediaan air bagi ribuan hektare sawah, keberadaan bendung tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas hasil panen, mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat, serta mengembalikan Bireuen sebagai salah satu lumbung pangan utama di Aceh.
 
Penulis | Amiruddin 
Editor | Muhammad Zairin
Sentuh gambar untuk melihat lebih jelas