01 Okt 2026 | Dilihat: 35 Kali

Bupati Bireuen Minta MPA Berani Kritik Kebijakan Pendidikan

noeh21
Bupati Bireuen, H. Mukhlis melantik Anggita MPA Kabupaten Bireuen di Oproom Setdakab setempat. IJN / Amiruddin.
      
IJN - Bireuen | Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T., meminta Majelis Pendidikan Aceh (MPA) Kabupaten Bireuen berani menyampaikan kritik dan menawarkan solusi konstruktif demi meningkatkan mutu pendidikan di daerah itu.
 
Pesan tersebut disampaikan Mukhlis saat melantik 10 anggota MPA Kabupaten Bireuen periode 2026–2031 di Oproom Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Bireuen, Kamis, 1 Oktober 2026. 
 
Menurut Mukhlis, MPA memiliki peran strategis dalam mengawal arah pembangunan pendidikan melalui berbagai pertimbangan, masukan dan rekomendasi kepada pemerintah daerah.
 
“Kita membutuhkan mitra yang berani menyampaikan apa yang benar, sekaligus mampu menawarkan solusi,” tegasnya.
 
Ia menekankan, pembangunan pendidikan tidak cukup hanya berfokus pada penyediaan sarana dan prasarana. Peningkatan kualitas pendidik, pembentukan karakter, penguatan akhlak serta kesiapan generasi muda menghadapi perubahan zaman juga harus menjadi perhatian.
 
Mukhlis berharap MPA dapat memberikan rekomendasi berdasarkan kebutuhan nyata masyarakat dan didukung data yang kuat, sehingga kebijakan yang dihasilkan benar-benar memberikan manfaat bagi peserta didik.
 
Sejumlah persoalan pendidikan turut menjadi perhatian, mulai dari pemerataan akses, penanganan anak putus sekolah, penguatan pendidikan karakter hingga tantangan perkembangan teknologi.
 
Karena itu, ia menilai kolaborasi antara pemerintah daerah, MPA, sekolah, dayah, perguruan tinggi dan masyarakat menjadi kunci dalam mendorong kemajuan pendidikan di Kabupaten Bireuen.
 
“Kita ingin melahirkan generasi Bireuen yang cerdas, berkarakter, berakhlak, mandiri, memiliki daya saing dan tetap memiliki jati diri ke-Aceh-an serta nilai-nilai keislaman,” ucapnya. 
 
Mukhlis juga mengingatkan para anggota MPA bahwa jabatan yang diemban bukan sekadar pengisian keanggotaan, melainkan amanah untuk ikut menentukan masa depan pendidikan di Kabupaten Bireuen.
 
Adapun 10 anggota MPA Kabupaten Bireuen periode 2026–2031 yang dilantik yakni Dr. Diana, M.A., Dr. Dhiauddin, M. Usdami, S.E., M.M., Salman, S.T., Syafruddin Daud, S.Pd., Hanafiah, S.Pd., M.Pd., Ibrahim Harun, S.Pd., Saiful Ma’ali, S.T., Yusri, S.Sos., M.Si., Syafie M. Isa, S.Pd., serta Abdul Munaf Isda, S.Ag.
 
Mukhlis berharap kehadiran MPA dapat memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam membangun sistem pendidikan yang lebih berkualitas dan mampu menjawab tantangan masa depan.
 
“Masa depan Bireuen sesungguhnya sedang kita siapkan melalui pendidikan hari ini,” pungkasnya.
 
Penulis | Amiruddin 
Editor | Muhammad Zairin