24 Apr 2026 | Dilihat: 58 Kali

Bupati Tekankan Akurasi Data dalam Bimtek Pendataan Rumah Rusak Tahap II

noeh21
Teks Foto: Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST memberikan sambutan pada kegiatan Sosialisasi Penanganan Darurat Bencana Hidrometeorologi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Tim Pendataan Rumah Rusak Tahap II. Foto: IJN /Amiruddin.
      
IJN - Bireuen | Pemerintah Kabupaten Bireuen terus memperkuat langkah penanganan pascabencana melalui peningkatan kualitas pendataan. Hal ini ditandai dengan dibukanya kegiatan Sosialisasi Penanganan Darurat Bencana Hidrometeorologi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Tim Pendataan Rumah Rusak Tahap II oleh Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, ST, di Aula Setdakab setempat, Jumat 24 April 2026.
 
Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan validitas data rumah warga yang terdampak bencana, sehingga penyaluran bantuan dapat dilakukan secara tepat sasaran dan berkeadilan.
 
Hadir dalam kegiatan ini Sekretaris Daerah Kabupaten Bireuen, Asisten Administrasi Umum, Inspektur Inspektorat, Kepala Pelaksana BPBD, Koordinator BNPB Kabupaten Bireuen Agus Wibowo, tim dari BNPB Pusat, serta para camat se-Kabupaten Bireuen. 
 
Kegiatan juga melibatkan berbagai elemen, termasuk ASN, LSM, organisasi masyarakat, perangkat desa, jurnalis, dan masyarakat.
 
Bupati Bireuen, Mukhlis menegaskan, pendataan rumah rusak tahap II harus dilakukan dengan penuh ketelitian dan tanggung jawab, karena menjadi dasar utama dalam pengambilan kebijakan bantuan.
 
“Pendataan ini bukan sekadar rutinitas, tetapi menjadi penentu keadilan bagi masyarakat terdampak. Kita harus memastikan tidak ada yang terlewat dan tidak ada pula yang tidak berhak justru menerima,” kata Mukhlis.
 
Mukhlis juga menyoroti pentingnya sinergi dan kerja sama seluruh tim di lapangan, mengingat keterbatasan waktu yang tersedia dibandingkan dengan cakupan wilayah dan jumlah data yang harus diverifikasi.
 
Menurutnya, keberhasilan pendataan sangat bergantung pada komitmen bersama serta integritas para petugas di lapangan. “Kerjakan dengan jujur, teliti, dan penuh empati. Kita tidak hanya mengolah data, tetapi juga membawa harapan masyarakat yang sedang bangkit dari musibah,” tegasnya.
 
Melalui kegiatan Bimtek ini, Pemerintah Kabupaten Bireuen berharap seluruh tim pendata memiliki pemahaman yang sama terkait mekanisme, indikator penilaian, serta prosedur verifikasi, sehingga hasil pendataan lebih akurat, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.
 
Upaya ini menjadi bagian dari komitmen Pemkab Bireuen dalam mempercepat pemulihan kondisi masyarakat pascabencana, sekaligus memastikan setiap bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran.

 
Penulis | Amiruddin 
Editor | Muhammad Zairin
Sentuh gambar untuk melihat lebih jelas