IJN - Bireuen | Kunjungan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Aceh, Dr. H. Amiruddin Idris, S.E., M.Si., ke Kabupaten Bireuen tidak sekadar menghadiri undangan keagamaan. Di balik rangkaian silaturahmi tersebut, terselip pesan penting tentang penguatan komunikasi dan konsolidasi organisasi PPP di daerah.
Amiruddin Idris bersama Ketua Majelis Pertimbangan Partai (MPP) PPP Aceh, Drs. H. Anwar Idris, menyempatkan diri bertemu dengan Ketua DPC PPP Bireuen, Edi Saputra, S.H., M.M., beserta jajaran pengurus partai.
Pertemuan pada hari Minggu, 30 Agustus 2026 itu berlangsung dalam suasana kekeluargaan. Hadir Sekretaris DPC PPP Bireuen Muhammad Reza, S.Ked., M.K.M., Bendahara Alfiadi, Ketua OKK Jamal, S.E., M.M., serta sejumlah pengurus lainnya.
Bagi jajaran PPP Bireuen, kehadiran pimpinan DPW tersebut menjadi ruang untuk mempererat komunikasi sekaligus menyamakan langkah antara kepengurusan tingkat provinsi dan kabupaten, jelas Ketua DPC PPP Bireuen, Edi Saputra.
Silaturahmi itu, katanya, juga memperlihatkan pola pendekatan organisasi yang tidak hanya bertumpu pada rapat-rapat formal. Komunikasi dibangun melalui pertemuan langsung, suasana kekeluargaan, serta kedekatan dengan masyarakat.
Sebelum bertemu pengurus DPC PPP Bireuen, Amiruddin Idris menghadiri undangan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kompleks Dayah Raudhatul Ma’aarif, Desa Pante Lhong, Kecamatan Peusangan, dan Meunasah Gampong Meuse, Kecamatan Kuta Blang.
Dari kegiatan keagamaan hingga pertemuan dengan pengurus partai, Amiruddin Idris menunjukkan pentingnya membangun komunikasi dari bawah. Bagi PPP Aceh, kedekatan dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga eksistensi sekaligus memperkuat kepercayaan publik.
Ketua DPC PPP Bireuen Edi Saputra sebelumnya bersama jajaran pengurus menyambut baik silaturahmi tersebut. Pertemuan diharapkan semakin memperkuat koordinasi dan soliditas kepengurusan PPP, khususnya di Kabupaten Bireuen.
Konsolidasi pun tidak dipandang semata-mata sebagai agenda internal partai. Lebih jauh, komunikasi yang kuat antar pengurus menjadi modal untuk memastikan PPP tetap hadir dalam berbagai persoalan dan dinamika masyarakat Aceh.
Kunjungan Amiruddin Idris ke Bireuen akhirnya meninggalkan satu pesan: membesarkan organisasi tidak cukup hanya dengan struktur yang lengkap, tetapi membutuhkan komunikasi yang hidup, silaturahmi yang terjaga dan kebersamaan yang terus dirawat.
Penulis | Amiruddin
Editor | Muhammad Zairin