07 Mei 2026 | Dilihat: 56 Kali

Dukung Ketahanan Pangan, Rutan Banda Aceh Panen Toman dan Terong

noeh21
Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Banda Aceh, melaksanakan kegiatan panen hasil pertanian berupa tomat dan terong di area ketahanan pangan rutan. Foto. Ist
      
IJN - Banda Aceh | Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan melalui Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Aceh, yang dilaksanakan oleh Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Banda Aceh, melaksanakan kegiatan panen hasil pertanian berupa tomat dan terong di area ketahanan pangan rutan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian bagi warga binaan sekaligus bentuk dukungan terhadap 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam hal ketahanan pangan nasional sesuai arahan Presiden Republik Indonesia.

Panen dilakukan bersama oleh petugas dan warga binaan yang selama ini aktif dalam pengelolaan lahan pertanian. Hasil panen tomat dan terong yang diperoleh tampak segar dan berkualitas, mencerminkan keberhasilan pembinaan yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.

Hasil panen tersebut selanjutnya akan diolah sebagai bahan makanan bagi warga binaan Rutan Banda Aceh.

Kepala Rutan Banda Aceh, Hari Kurniawan, menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki nilai strategis dalam pembinaan warga binaan.

“Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pangan di dalam rutan, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran bagi warga binaan agar memiliki keterampilan yang bermanfaat setelah kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa program ketahanan pangan di Rutan Banda Aceh merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden dalam memperkuat kemandirian pangan.

“Kami berkomitmen untuk terus mengoptimalkan program pembinaan kemandirian yang sejalan dengan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan serta arahan Presiden dalam mendukung ketahanan pangan nasional,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, Rutan Banda Aceh berharap warga binaan semakin termotivasi untuk aktif mengikuti program pembinaan serta mampu mengembangkan keterampilan yang dapat menunjang kehidupan mereka setelah bebas nanti.





Penulis: Hendria Irawan
Editor: Muhammad Zairin
Sentuh gambar untuk melihat lebih jelas