18 Mar 2025 | Dilihat: 264 Kali

Haji Uma, Toke Muh dan BP2MI Kembali Fasilitasi Pemulangan Jenazah Warga Bireuen

noeh21
H. Sudirman Haji Uma S.Sos Anggota Dewan Perwakilan Daerah asal Aceh bersama Mustafa (Toke Muh Pulau Pinang) serta BP2MI menfasilitasi proses pemulangan jenazah warga Aceh dari Malaysia. Foto. Ist
      
IJN - Bireuen | H. Sudirman Haji Uma S.Sos Anggota Dewan Perwakilan Daerah asal Aceh bersama Mustafa (Toke Muh Pulau Pinang) serta BP2MI menfasilitasi proses pemulangan jenazah warga Aceh dari Malaysia, Selasa 18 Maret 2025 
 
Jenazah yang dipulangkan atas nama Nursyidah (46) asal Gampong Cot Iboeh Timu Kecamatan Jeumpa Kabupaten Bireun. 
 
Berdasarkan informasi dari tim Haji Uma, almarhumah meninggal dunia di Hospital Bukit Martajam Pulau Pinang, Kuala Lumpur, Malaysia, Jum'at (14/3/2025), karena menderita penyakit pembengkakan jantung dan Radang paru-paru (Pneumonia).
 
Adapun Proses fasilitasi pemulangan jenazah, haji Uma menerima surat dari Keuchik Gampong Cot Iboeh Timu Kecamatan Jeumpa, meminta bantuan fasilitasi pemulangan jenazah warganya untuk dikebumikan di kampung halaman.
 
Tak menunggu lama, Haji Uma berkoordinasi dengan Toke Muh di Pulau Pinang untuk membantu proses adminitrasi pemulangan jenazah,
 
Biaya pemulangan jenazah Nursyidah menghabiskan anggaran sebesar Rp 18.150.000, pihak keluarga turut membantu biaya pemulangan walaupun tidak sepenuhnya dikarenakan faktor ekonomi 
 
Sedangkan Haji Uma membantu biaya cargo dan operasional perjalanan serta Haji Uma juga menfasilitasi ambulance dari BP2MI untuk pemulangan jenazah dari Bandara Kualanamu ke Kabupaten Bireuen. 
 
Jenazah almarhumah tiba di Bandara International Kuala Namu, Sumatera Utara, Selasa(18/3/2025) sekitar pukul 11: 06 WIB, menggunakan pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH 860 sesampai dibandara langsung dijemput oleh Fajri yang merupakan staf penghubung Haji Uma,
 
Setelah selesai proses administrasi, jenazah langsung diberangkatkan menuju kerumah duka di Kabupaten Bireun dengan mobil ambulance Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) yang difasilitasi Haji Uma.
 
Haji Uma langsung memerintahkan Staf Penghubung di Kabupaten Bireun untuk mengantar jenazah kerumah duka,
 
Sementara itu, Haji Uma meminta maaf kepada keluarga yang sedang berduka, karena tidak bisa hadir secara langsung untuk mengantar jenazah Almarhumah dikarena sedang melaksanakan tugas di Jakarta.

"Saya memohon maaf kepada keluarga karena tidak bisa berhadir langsung," ucapnya.
 
Untuk itu, dirinya meminta Staf Penghubung di Bireuen untuk menyerahkan jenazah kepada Musliadi yang merupakan pihak keluarga 
 
"Terima kasih kepada semua pihak, BP2MI atas kerjasamanya, Toke Muh di Pulau Pinang serta pihak lainnya, terutama untuk BP2MI, kita berharap kerja sama ini terus terjalin dengan baik kedepannya," ucap haji Uma 
 
"Kami dari pihak keluarga almarhumah tidak bisa membalas kebaikan Haji Uma, Toke Muh dan staf penghubung Haji Uma yang ada di Kabupaten Bireun serta pihak lain yang telah ikut membantu proses pemulangan jenazah keluarga kami, hanya Allah yang bisa membalas kebaikan saudara semuanya", ungkap Yusri.



Penulis : Ray
Editor: Redaksi