06 Mar 2026 | Dilihat: 134 Kali

HRD Tinjau Lokasi Banjir di Desa Simpang Mulia, Janji Perjuangkan Perbaikan Infrastruktur

noeh21
Teks Foto: Anggota DPR RI, H. Ruslan Daud bersama anggota DPRK Bireuen dari Fraksi PKB, Adnen Nurdin meninjau Meunasah Desa Simpang Mulia, Kec. Juli kan Bireuen. Foto: IJN / Amiruddin.
      
IJN - Bireuen | Anggota DPR RI H. Ruslan Daud (HRD) mengunjungi daerah banjir dan tanah longsor di Desa Simpang Mulia, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, untuk melihat langsung kondisi masyarakat yang terdampak banjir dan abrasi sungai.
Dalam kunjungan tersebut, HRD mengatakan bahwa kehadiran dirinya harus membawa manfaat bagi masyarakat.
 
“Apa yang rusak di sini harus kita perbaiki kembali. Kehadiran kami di sini harus bermakna bagi masyarakat Simpang Mulia,” ujar HRD saat memberikan sambutannya di Desa Simpang Mulia, Kamis, 5 Maret 2026. 
 
Di Simpang Mulia, HRD mengaku melihat langsung bekas rumah warga yang telah hanyut terbawa arus hingga kini berubah menjadi aliran sungai. Selain rumah warga, fasilitas umum seperti meunasah dan jembatan gantung juga terbawa arus.
 
Sementara saat sesi tanya jawab, kepada HRD menyampaikan kondisi jembatan yang putus dan juga badan jalan yang belum beraspal, sehingga menyulitkan saat mengangkut hasil panen, terutama jagung. 
 
Karenanya, HRD berjanji akan mendorong pemerintah pusat untuk mempercepat penanganan. Ia bahkan berencana membawa tim dari kementerian terkait untuk melakukan survei lapangan.
 
“Insya Allah nanti saya akan membawa orang kementerian kemari untuk melakukan survei agar percepatan perbaikan bisa dilakukan,” katanya.
 
Menanggapi pemintaan warga, Ruslan berjanji akan mendorong pemerintah pusat untuk mengaspal jalan dan membangun kembali jembatan gantung yang ambruk melalui APBN tahun 2026.
 
Terkait kerusakan Meunasah Simpang Mulia, HRD mengaku baru menerima informasi tersebut. Ia menyebutkan bahwa jika rumah ibadah mengalami kerusakan, Kementerian Pekerjaan Umum dapat ikut membantu melalui anggaran APBN.
 
Selain itu, untuk mengatasi ancaman abrasi sungai yang menggerus rumah warga, ia menilai perlu dilakukan pemasangan batu gajah sebagai penahan tebing sungai.
 
“Kita akan berusaha menyelamatkan rumah warga dan mengurangi kecemasan masyarakat di Simpang Mulia,” katanya.
 
 
Penulis | Amiruddin
Editor | Muhammad Zairin
Sentuh gambar untuk melihat lebih jelas