IJN - Suka Makmue | Bank Aceh Syariah Cabang Jeuram melaksanakan prosesi peusijuk (Tepung Tawari) terhadap 58 calon jamaah haji (CJH) yang selama ini menabung melalui program tabungan haji bank tersebut.
Kegiatan tepung tawar itu digelar di Kantor Cabang Bank Aceh syariah Jeuram. Selasa, 21 April 2026, dengan berlangsung khidmat dan dihadiri tokoh agama, pemerintah, serta keluarga jamaah.
Prosesi peusijuk dipimpin oleh Tgk Muhammad Ahadi Al Yoemla yang memberikan doa dan tausiah kepada para calon jamaah haji agar diberikan kesehatan, keselamatan, serta kemudahan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Acara tersebut turut dihadiri Kepala Kemenag setempat Mauliadi serta Timsus Gubernur Aceh, Tgk Wan Malaya sebagai bentuk dukungan dan perhatian kepada jamaah yang akan berangkat menunaikan rukun Islam kelima.
Pimpinan Bank Aceh Syariah Cabang Jeuram, Indra Gunawan mengatakan, peusijuk bentuk pendampingan spiritual sekaligus apresiasi kepada nasabah yang telah mempersiapkan ibadah haji melalui layanan perbankan syariah.
“Peusijuk ini merupakan wujud rasa syukur dan dukungan kami kepada 58 calon jamaah haji yang telah mempercayakan persiapan keuangan gajinya melalui Bank Aceh Syariah,” katanya.
“Kami berharap seluruh jamaah diberikan kesehatan, kelancaran ibadah, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur,” lanjut Indra Gunawan.
Ia menambahkan, Bank Aceh Syariah berkomitmen untuk terus memberikan layanan terbaik bagi masyarakat, khususnya dalam memfasilitasi perencanaan keuangan ibadah haji secara aman dan sesuai prinsip syariah.
Indra Gunawan juga mengajak masyarakat yang berencana menunaikan ibadah haji agar mulai menabung melalui Bank Aceh Syariah.
Menurutnya, program tabungan haji memberikan kemudahan bagi masyarakat karena setoran dapat dilakukan secara bertahap hingga mencapai setoran awal pendaftaran haji sebesar Rp25 juta.
“Masyarakat tidak perlu menunggu dana terkumpul sekaligus. Melalui tabungan haji Bank Aceh Syariah, setoran dapat dicicil hingga mencapai Rp25 juta sebagai syarat pendaftaran haji,” demikian tutupnya.
Penulis: Hendria Irawan
Editor: Muhammad Zairin