IJN - Suka Makmue | Kabar duka datang dari kalangan pesilat Kabupaten Nagan Raya. Guru besar pencat silat Rahmad Bahari dikabarkan meninggal dunia.
Rahmad Bahari menghembuskan napas terakhir pada Jumat malam, 13 September 2024, sekira pukul 22.00 Wib, di Rumah Sakit Korea, Aceh Barat Daya (Abdya), setelah mengalami komplikasi penyakit yang dideritanya.
Ketua Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) Kabupaten Nagan Raya, Zulkarnain mengatakan, almarhum di kebumikan di Gampong Meurandeh, Kecamatan Lembah Sabil, Abdya.
"Almarhum merupakan guru besar IPSI. Beliau telah cukup lama berkiprah di dunia persilatan Nagan Raya, serta cukup banyak murid silatnya yang meraih prestasi membanggakan diberbagai kejuaraan, baik tingkat daerah maupun tingkat nasional,"kata Zulkarnain yang juga anggota DPRK Nagan Raya. Sabtu 14 Agustus 2024.
Zulkarnain menyebutkan, dirinya bersama seluruh perguruan pencak silat Nagan Raya yakni Perguruan Porsiak Kubu Nagan Kuntau, Perguruan Merpati Putih dan Perguruan PSHT serta keluarga Besar IPSI Nagan Raya merasa kehilangan atas kepergian almarhum.
"Disamping sebagai guru besar, almarhum juga memiliki sikap keramahan, sabar, rendah hati, dan figur yang berjasa untuk Nagan Raya, almarhum meninggalkan banyak kenangan bersama ratusan murid dan sahabat-sahabat baiknya," ucapnya
Sementara itu, Rahmad Bahari yang juga merupakan ASN di Disbudparpora Nagan Raya mengatakan, almarhum meninggalkan seorang istri dan seorang anak bernama Adi Safrizal yang juga seorang atlet pencak silat yang pernah mengharumkan nama daerah dan pemerintah Nagan Raya.
"Semoga amal kebaikan almarhum Rahmad Bahari diterima Allah Swt dan ditempatkan ditempat terpuji dan mulia. Kepada pihak keluarga diberi ketabahan dan sabar atas kepergian beliau,"demikian tutupnya
Penulis : Hendria Irawan