15 Mar 2025 | Dilihat: 194 Kali
Kemenkum Aceh Beri Perlindungan Merek untuk Produk Warga Binaan Rutan Singkil
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Aceh, Meurah Budiman, (Tengah) menyambangi Rutan Singkil guna memberikan pendampingan terkait pelindungan Kekayaan Intelektual (KI). Foto. Ist
IJN - Singkil | Dalam upaya meningkatkan nilai produk yang dihasilkan dari program pembinaan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Singkil.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Aceh, Meurah Budiman, menyambangi Rutan Singkil guna memberikan pendampingan terkait pelindungan Kekayaan Intelektual (KI), Kamis 13 Maret 2025.
Kedatangan Kakanwil Kemenkum Aceh beserta jajaran disambut langsung oleh Kepala Rutan Singkil, Fajar Setiawan.
Karutan Singkil, Fajar Setiawan menyampaikan bahwa Rutan Singkil telah memiliki produk unggulan, seperti hasil pertanian dan peternakan yang memiliki potensi besar untuk dipasarkan, salah satunya berupa selai, sirup, dan teh yang berbahan dasar bunga osela, yang dipetik langsung dari kebun Rutan Singkil.
"Kami berharap dengan adanya pendampingan dan perlindungan Kekayaan Intelektual, produk-produk yang dihasilkan dari program pembinaan warga binaan, seperti selai, sirup, dan teh bunga Rosella, yang akan didaftarkan dengan merek 'Jelang Fajar', memiliki identitas yang kuat dan mudah dikenali oleh konsumen," ujar Fajar.
Sementara itu, Kakanwil Kemenkum Aceh Meurah Budiman menyampaikan pentingnya pendaftaran merek untuk produk hasil karya WBP guna meningkatkan nilai jual.
Kakanwil Meurah juga menekankan pentingnya sinergi antara Rutan Singkil dengan Kanwil Kemenkum Aceh dalam mewujudkan tujuan tersebut.
"Pelindungan KI tidak hanya memberikan pelindungan hukum, tetapi juga meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk. Produk-produk yang memiliki merek dagang yang sah, seperti 'Jelang Fajar', akan dianggap lebih berkualitas dan memiliki nilai tambah," jelas Meurah Budiman.
Meurah Budiman bersama jajaran kemudian keliling meninjau langsung kegiatan pembinaan kemandirian yang ada di Rutan Singkil.
Penulis: Erwan Syah Putra