17 Jul 2026 | Dilihat: 43 Kali

Ketua DPRK Letakkan Batu Pertama Rumah Layak Huni

noeh21
Ketua DPRK Banda Aceh, Irwansyah ST didampingi Kepala Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Banda Aceh, Hendra Gunawan melakukan Peletakan Baru Pertama Pembangunan Rumah Kayak Huni di Gampong Lhong Raya, Kamis (16/7/2026).
      
IJN - Banda Aceh | Ketua DPRK Banda Aceh, Irwansyah ST melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah layak huni secara simbolis di Gampong Lhoong Cut, Kecamatan Banda Raya, Banda Aceh, Kamis 16 Juli 2026.
 
Peletakan batu pertama tersebut ikut dihadiri oleh Ketua PKS Aceh, Ustaz Ismunandar ST, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Banda Aceh, para keuchik beserta perangkat gampong, di antaranya Keuchik Gampong Lam Ara, Lamlagang, Lhoong Raya, dan Lhoong Cut.
 
Dalam sambutannya, Irwansyah menegaskan bahwa salah satu fokus pengabdiannya sebagai anggota legislatif adalah mengadvokasi penyediaan rumah layak huni bagi masyarakat Kota Banda Aceh.
 
Menurutnya, dari berbagai kunjungan lapangan, masih banyak ditemukan rumah warga yang kondisinya tidak layak dihuni. Padahal, sebagai ibu kota Provinsi Aceh, kondisi seperti itu seharusnya tidak lagi ditemukan.
 
Irwansyah mengapresiasi komitmen Pemerintah Kota Banda Aceh di bawah kepemimpinan Wali Kota Illiza Sa'aduddin Djamal yang terus meningkatkan program penyediaan rumah layak huni bagi masyarakat.
 
Ia menjelaskan, selama dua periode sebelumnya sebagai anggota DPRK, dirinya berhasil mengadvokasi pembangunan 12 unit rumah layak huni di sejumlah wilayah Kota Banda Aceh, terutama di Kecamatan Banda Raya, dan Kecamatan Jaya Baru.
 
Sementara pada periode jabatan saat ini, selaku Ketua DPRK Irwansyah telah mengadvokasi pembangunan dan rehabilitasi tujuh unit rumah layak huni baru, terdiri atas tiga unit pada 2025 dan empat unit pada 2026. 
 
Tahun ini ada empat unit rumah yang diadvokasi Ketua DPRK, yang dianggarkan melalui APBK Banda Aceh 2026 di Dinas Perkim Kota.
 
Empat rumah tersebut masing-masing milik Azhar di Gampong Lhoong Raya, Yulia Bintang di Gampong Lamlagang, Ainal di Gampong Lhoong Cut, dan Ika Jinan di Gampong Lam Ara.
 
Irwansyah mengaku masih prihatin karena masih terdapat warga yang tinggal di rumah tidak layak huni. 
 
Menurutnya, meski setiap tahun jumlah bantuan terus meningkat, masih ada masyarakat yang hidup dalam kondisi memprihatinkan.
 
Ia mencontohkan, ada rumah yang seluruh dindingnya terbuat dari seng sehingga sangat panas untuk ditempati, terlebih bagi keluarga yang memiliki anak kecil atau bayi. 
 
Selain itu, masih ditemukan rumah dengan lantai tanah, dinding papan yang telah lapuk, dimakan rayap, bahkan berlubang.
 
Kondisi tersebut, kata Irwansyah, ditemukan pada rumah-rumah yang tahun ini berhasil diadvokasi untuk mendapatkan bantuan pembangunan.
 
"Sudah sepatutnya, kondisi seperti ini tidak lagi ada di Kota Banda Aceh," ujar politisi muda PKS ini.
 
Ia menegaskan, upaya menghadirkan rumah layak huni akan tetap menjadi salah satu prioritas utama yang terus diperjuangkannya bagi masyarakat Kota Banda Aceh.
 
"Alhamdulillah selama dua periode sebelumnya sudah kita Advokasi 12 unit rumah. Lalu dalam 2 tahun di periode baru sebagai Ketua DPRK, kita berhasil advokasi lagi tujuh unit rumah. Dan ini akan dilanjutkan terus insyaAllah, dengan izin Allah SWT tentunya," ujarnya. 
 
Selain sektor perumahan, Irwansyah juga terus mendorong pembangunan infrastruktur gampong, seperti perbaikan drainase lingkungan, jalan lingkungan, jalan rabat beton, hingga pengaspalan jalan. 
 
Menurutnya, peningkatan infrastruktur permukiman dan kawasan perkotaan menjadi bagian penting dalam mewujudkan Kota Banda Aceh yang semakin nyaman, tertata, dan layak huni bagi seluruh masyarakat.
 
Penulis | Rudi H
Editor | Muhammad Zairin
Sentuh gambar untuk melihat lebih jelas