Baca Juga:
Covid-19 Meningkat di Aceh, Komisi V DPRA Sidak Ruang Pinere RSUDZA
Pada inspeksi mendadak ke RSUD Zainal Abidin terkait Bidang Kesehatan, dipimpin langsung oleh Ketua Komisi V DPR Aceh, M. Rizal Falevi Kirani dan juga didampingi Wakil Ketua Komisi V Drs. H. Asib Amin serta Anggota Komisi V Tarmizi, SP (PA), Muslim Syamsuddin, Ansari Muhammad, S.Pt, M.Si, Fakhrurrazi H. Cut dan dr. Purnama Setia Budi, SpOG.
Setibanya di RSUDZA, rombongan Komisi V diterima langsung oleh Direktur RSUD dr Zainoel Abidin.
Ketua Komisi V DPRA, Falevi Kirani mengatakan dalam kunjungan kedua kalinya ke RSUD dr Zainal Abidin, Komisi V melihat telah terdapat perubahan pada fasilitas pelayanan yang dulunya tidak terdapat monitor, kini telah tersedia monitor sebanyak 15 unit walau jumlah monitor yang dibutuhkan sebanyak 30 unit dan tenaga medis yang dulunya dikeluarkan sekarang telah diterima kembali guna membackup tenaga medis yang telah ada, mengingat jumlah pasien Covid-19 yang terus meningkat.
Baca Juga:
Komisi V DPRA Minta Pemerintah Aceh Segera Realisasikan Posko di Perbatasan Aceh-Sumut
"Hanya saja yang masih sangat disayangkan untuk intensif para tenaga medis yang telah dijanjikan pemerintah Aceh sampai sekarang belum terealisasi, mengingat data para tenaga medis tersebut belum valid,"Kata Falevi Kirani, yang juga merupakan Politisi dari PNA itu.
Komisi V juga menyampaikan supaya intensif untuk para tenaga medis harus betul-betul diperhatikan oleh pihak RSUD dr Zainal Abidin.
"Mengingat lebaran sudah di depan mata, tentu sangat dibutuhkan oleh para tenaga medis tersebut,"demikian pintanya.