24 Ags 2026 | Dilihat: 38 Kali

BWS Diminta Pasokan Air Irigasi Pante Lhong II Akhir Oktober

noeh21
Petugas sedang membersihkan jaringan irigasi Pante Long II di Kabupaten Bireuen. Foto: IJN / Ist.
      
IJN - Bireuen | Kepala Dinas pertanian dan Perkebunan Kabupaten Bireuen, Mulyadi l meminta Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I agar ketersediaan air pada seluruh jaringan irigasi Pante Lhong II paling lambat akhir Oktober 2026. 
 
Kepastian tersebut dinilai penting agar dapat mengatur musim tanam secara serentak dan tepat waktu. Demikian disampaikan Mulyadi menjawab IJN, Senin 24 Agustus 2026. 
 
Mulyadi mengatakan kebutuhan air irigasi terutama menjadi perhatian bagi kawasan pertanian yang berada dalam jaringan Pante Lhong II, termasuk Kecamatan Jangka dan Peusangan.
 
“Kita minta BWS Wilayah I Sumatera, paling lambat akhir Oktober, seluruh jaringan irigasi Pante Lhong II sudah bisa dialiri. Termasuk wilayah Jangka dan Peusangan, supaya kita bisa mengatur musim tanam,” kata Mulyadi.
 
Menurutnya, kepastian distribusi air sangat menentukan perencanaan tanam petani. Jika pasokan air dapat dipastikan sejak akhir Oktober, pemerintah daerah bersama petani dapat menyusun jadwal tanam dengan lebih terarah serta menghindari ketidakpastian akibat keterlambatan air.
 
Permintaan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mempercepat pemulihan sektor pertanian Bireuen yang sebelumnya terdampak gangguan jaringan irigasi dan kerusakan lahan akibat banjir tahun lalu. 
 
Lebih lanjut Mulyadi mengatakan, untuk percepatan normalisasi jaringan irigasi kini sedang dilakukan pembersihan di beberapa wilayah di Kabupaten Bireuen. 
 
Kepastian air, kata Mulyadi, bukan hanya menyangkut kelancaran irigasi, tetapi juga menjadi kunci bagi petani dalam menentukan kapan harus mulai mengolah lahan dan melakukan penanaman.
 
Penulis | Amiruddin 
Editor | Muhammad Zairin