24 Ags 2026 | Dilihat: 27 Kali
Silaturahmi Kapolres Bireuen dan Ulama Perkuat Sinergitas Masyarakat
Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., S.Psi., M.I.K., saat bersilaturahmi dengan ulama kharismatik Aceh, Tgk. H. Nuruzzahri Yahya (Waled Nu), di Samalanga. Foto : IJN / Dok. Humas Polres Bireuen.
IJN - Bireuen | Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tidak hanya bertumpu pada aparat penegak hukum. Di tengah kuatnya peran ulama dalam kehidupan sosial masyarakat Aceh, komunikasi antara kepolisian dan ulama menjadi bagian penting dalam membangun suasana yang aman dan harmonis.
Hal itu terlihat saat Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., S.Psi., M.I.K., bersilaturahmi dengan ulama kharismatik Aceh, Tgk. H. Hasanoel Bashry (Abu Mudi) dan Tgk. H. Nuruzzahri Yahya (Walednu), di Samalanga, Senin, 24 Agustus 2026.
Pertemuan tersebut menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi dan kemitraan antara kepolisian dengan ulama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus mendorong terciptanya persatuan, kerukunan dan kedamaian di Kabupaten Bireuen.
Kapolres Bireuen menyampaikan, ulama memiliki posisi strategis dalam memberikan nasihat, pendidikan dan pembinaan kepada masyarakat. Keteladanan serta pesan-pesan keagamaan dinilai dapat menjadi kekuatan dalam mencegah berbagai persoalan sosial yang berpotensi mengganggu kerukunan masyarakat.
“Silaturahmi dengan para ulama merupakan bagian penting dalam membangun komunikasi dan sinergi. Kami berharap dukungan serta nasihat dari para ulama dapat terus memperkuat upaya Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” kata Yulhendri.
Menurutnya, Polres Bireuen akan terus membuka ruang komunikasi dengan ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat dan seluruh elemen masyarakat. Kolaborasi tersebut diperlukan agar persoalan-persoalan yang muncul di tengah masyarakat dapat disikapi secara bersama dan mengedepankan pendekatan yang sejuk.
Dalam kesempatan itu, AKBP Yulhendri juga menyerahkan plakat cenderamata kepada Abu Mudi dan Walednu sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi atas peran ulama dalam kehidupan masyarakat.
Abu Mudi dan Waled Nu menyambut baik silaturahmi tersebut. Pertemuan diharapkan semakin mempererat hubungan antara ulama dan kepolisian serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Silaturahmi ini sekaligus menunjukkan bahwa menjaga Bireuen tetap aman dan kondusif membutuhkan keterlibatan berbagai unsur. Kepolisian memiliki peran dalam penegakan hukum dan keamanan, sementara ulama memiliki kekuatan moral dalam membimbing masyarakat.
Penulis | Amiruddin
Editor | Muhammad Zairin