IJN - Banda Aceh | Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Aceh menggelar Upacara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Manajerial dan Non Manajerial di lingkungan Kanwil Ditjenpas Aceh. Rabu 19 Agustus 2026.
Kegiatan sakral dan penuh khidmat tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Aceh, Ramdani Boy, serta dihadiri oleh jajaran Pejabat Administrator dan para Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Wilayah Aceh.
Pada pelaksanaan pelantikan kali ini, sebanyak 27 pejabat secara resmi diambil sumpah jabatannya.
Dari total tersebut, sebanyak 25 orang pejabat menghadiri prosesi secara langsung di lokasi acara, sementara 2 orang pejabat lainnya mengikuti jalannya pengukuhan secara daring (hybrid) demi kelancaran tugas operasional di unit kerja masing-masing.
Prosesi penandatanganan Berita Acara Pelantikan berlangsung tertib dengan disaksikan oleh Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, Yusrizal, serta Kepala Bidang Perawatan, Pengamanan, dan Kepatuhan Internal, Edi Mulyono.
Dalam pengarahannya, Kakanwil Ditjenpas Aceh Ramdani Boy menyampaikan amanat strategis terkait integrasi kerja organisasi.
Ia meminta seluruh jajaran untuk segera membuang jauh-jauh pola kerja ego sektoral yang selama ini berpotensi menghambat akselerasi kinerja.
"Saya meminta dengan tegas kepada seluruh jajaran agar tidak bekerja secara sektoral. Kantor Wilayah dan seluruh UPT di Aceh harus bergerak sebagai satu kesatuan yang solid. Perkuat koordinasi, bangun komunikasi yang terbuka dan responsif, serta segera selesaikan setiap persoalan yang muncul di lapangan tanpa menunggu masalah menjadi membesar," tegas Ramdani Boy.
Lebih lanjut, Ramdani Boy menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik dan kinerja instansi dengan memegang teguh nilai-nilai PRIMA (Profesional, Akuntabel, Sinergi, Transparan, dan Inovatif).
Ia mengingatkan bahwa perbaikan organisasi tidak boleh berhenti pada kerapian tata kelola administrasi semata.
"Kita harus terus meningkatkan kualitas pelayanan dan kinerja dengan berpegang teguh pada nilai PRIMA. Saya ingin ke depan ada progres nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat maupun warga binaan, bukan sekadar tertib di atas kertas administrasi, melainkan wujud nyata dalam perbaikan kualitas pelayanan, penguatan sistem pengamanan, efektivitas pembinaan, lahirnya inovasi, serta tata kelola yang makin bersih di seluruh UPT Pemasyarakatan se-Aceh," tambahnya.
Kepada para pejabat manajerial yang baru saja dilantik, Ramdani berpesan agar mampu menjadi pimpinan yang dapat menjadi teladan (role model), merangkul, membina, serta menggerakkan jajaran bawahannya.
Sementara untuk para pejabat nonmanajerial, Kakanwil mendorong agar kapasitas serta kompetensi diri senantiasa ditingkatkan guna memberikan kontribusi terbaik sesuai dengan porsi tugas dan tanggung jawab masing-masing.
Di samping itu, komitmen terhadap pembinaan integritas dan kebersihan instansi dari peredaran barang terlarang menjadi penekanan keras dari Kakanwil.
Ramdani menginstruksikan seluruh Kepala UPT dan jajaran pengamanan untuk mewujudkan komitmen Zero Halinar (Handphone, Pungli, dan Narkoba) di seluruh instansi pemasyarakatan.
"Jadikan seluruh Lapas dan Rutan di Aceh benar-benar bersih serta bebas dari peredaran narkoba maupun penggunaan handphone secara ilegal. Saya ingatkan kepada seluruh jajaran, jangan ada satu pun pejabat atau pegawai yang menjadi penyumbang berita negatif bagi wilayah Aceh. Jaga marwah dan nama baik instansi kita dengan prestasi dan integritas," pungkas Ramdani Boy dengan nada tegas.
Setelah seluruh rangkaian pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan selesai dilaksanakan, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi Serah Terima Jabatan (Sertijab) sejumlah Kepala UPT Pemasyarakatan di lingkungan Kanwil Ditjenpas Aceh, antara lain Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Lhokseumawe, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Blangkejeren, Kepala Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Nagan Raya dan Kepala Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Kutacane.
Seluruh rangkaian kegiatan pelantikan, pengambilan sumpah jabatan, hingga pelaksanaan serah terima jabatan pimpinan UPT Pemasyarakatan ini berlangsung secara khidmat, aman, tertib, dan lancar. Momentum pengukuhan ini diharapkan menjadi pijakan awal bagi peningkatan akuntabilitas dan dedikasi jajaran Pemasyarakatan Aceh.
Kantor Wilayah Ditjenpas Aceh berkomitmen penuh untuk terus mendampingi, mengawasi, serta mengawal seluruh pejabat baru agar dapat segera beradaptasi, berakselerasi, dan memberikan dampak positif yang nyata demi terwujudnya tata kelola pemasyarakatan yang makin Maju, Berintegritas, dan Transparan di Bumi Serambi Mekkah.
Penulis: Hendria Irawan
Editor: Muhammad Zairin