28 Jun 2025 | Dilihat: 362 Kali

Muda Seudang Minta Perusahaan di Aceh Barat Jangan Buat Gaduh

noeh21
Ketua Muda Seudang Aceh Barat, Arif Munandar. Foto. Dok Pribadi
      
IJN - Meulaboh | Ketua Muda Seudang Aceh Barat, Arif Munandar, mengecam keras isu pelaporan yang diduga dilayangkan oleh PT. Mifa Bersaudara terhadap Tarmizi Bupati Aceh Barat ke pihak kepolisian.
 
Arif Munandar menilai langkah itu hanya akan memperkeruh suasana dan menambah ketegangan di tengah masyarakat yang sedang berharap banyak pada perubahan yang sedang dilakukan pemerintah Kabupaten setempat.
 
“Bupati Aceh Barat yang baru menjabat ini telah menunjukkan banyak perubahan positif yang langsung dirasakan masyarakat. Tapi sayangnya, PT Mifa yang sudah bertahun- tahun beroperasi di sini justru lebih sering membuat kegaduhan dari pada kontribusi nyata,”kata Arif Munandar dalam rilisnya yang diterima IndoJayaNews.com, Sabtu 28 Juni 2025.

Lihat juga : Diduga Bupati Aceh Barat Dilapor ke Polisi, Kadin Aceh Berharap Perusahaan Bersikap Bijak
 
Menurutnya, laporan hukum terhadap Bupati oleh PT Mifa adalah tindakan tidak etis dan tidak menunjukkan semangat kerja sama yang baik antara korporasi dan pemerintah daerah. Untuk itu, Ia mendesak agar PT Mifa segera meminta maaf secara terbuka kepada Bupati dan masyarakat Aceh Barat.
 
“Kami menilai langkah melapor ke polisi itu mencerminkan arogansi dan buruknya koordinasi Mifa dengan pemerintah. Seharusnya duduk bersama dan cari solusi, bukan malah bikin gaduh. Masyarakat jadi makin tidak percaya,” ucapnya.
 
Selain itu, Arif Munandar juga menyoroti soal masih banyaknya pemuda lokal yang belum mendapat pekerjaan, meskipun PT Mifa telah lama beroperasi. 
 
“Keberadaan Mifa belum menjawab harapan masyarakat, terutama dalam membuka lapangan kerja untuk pemuda lokal. Jangan sampai keberadaan perusahaan besar seperti ini hanya menyisakan konflik dan ketidakpercayaan,” tegas Arif.
 
Masih menurutnya, perusahaan yang baik seharusnya menjadi mitra strategis pembangunan, bukan menjadi aktor yang menciptakan instabilitas sosial dan politik di daerah.
 
“Kami ingin PT Mifa introspeksi diri. Jangan anggap masyarakat ini diam dan tidak paham. Jika terus-menerus membuat gaduh, kami siap turun dan bersikap lebih tegas,”demikian tutup Arif.

Saat dikonfirmasi Indojayanews.com, Media Relations PT Mifa Bersaudara, Zulfurqan, menyatakan belum dapat memberikan tanggapan terkait hal tersebut.
 
"Kalau sudah ada konfirmasi resmi akan saya infokan bang,"ujar Zulfurqan melalui pesan WhatsApp kepada wartawan Indojayanews.com




Penulis: Hendria Irawan
Editor: Redaksi