02 Feb 2024 | Dilihat: 407 Kali
Rakor Siaga Bencana Tahun 2024, Begini Pesan Pj Bupati Aceh Besar
Pj Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto SSTP, MM bersama Sekdakab Aceh Besar Drs. Sulaimi MSi serta para Kepala OPD terkait mengikuti Rakor Kesiapan Siaga Bencana Kabupaten Aceh Besar Tahun 2024, di Ruang Pusdalops BPBD Aceh Besar, Kota Jantho, | (Foto Humas Aceh Besar)
IJN - Aceh Besar | Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Besar menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Siaga Bencana tahun 2024. Rakor ini dipimpin langsung oleh Penjabat Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto SSTP,MM didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Drs. Sulaimi MSi, Kalaksa BPBD Aceh Besar Ridwan Jamil, SSos, MSi, Asisten I Sekdakab Farhan AP, Asisten III Sekdakab Jamaluddin SSos,MM, Kabag Hukum Aceh Besar dan sejumlah kepada OPD, berlangsung, di Ruang Pusdalops BPBD Aceh Besar, Kota Jantho, Jumat 02 Februari 2024.
Pj Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto mengatakan, ada beberapa bencana alam yang sering terjadi di Aceh Besar seperti banjir, angin puting beliung, tanah longsor, Karhutla dan kebakaran rumah. Bagi jajaran BPBD Aceh Besar diminta mengantisipasi dini potensi kebencanaan itu.
“Kalau yang lain Insyaallah masih terpantau. Oleh karena itu mengatasi bencana ini perlu dukungan dan partisipasi semua pihak, karena bencana alam tidak bisa diduga, seketika dia bisa datang,” katanya.
Pj Bupati menyatakan, kinerja BPBD Aceh Besar terbilang baik dalam penanganan kebencanaan. Karena selama ini BPBD dinilai bergerak cepat dalam penangan kebencanaan di Aceh Besar.
“Mereka cepat dalam merespon kebutuhan penanganan, jika terjadi bencana di wilayah Kabupaten Aceh Besar,” sebutnya.
Selain itu, di tengah keterbatasan dan kekurangannya, BPBD Kabupaten Aceh Besar terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, terutama dalam melakukan penanggulangan dan mitigasi kebencanaan. "Maka, atas kesigapan tersebut, kami memberikan apresiasi dan dukungan kepada seluruh jajaran BPBD Aceh Besar,"tuturnya.
Sementara itu, Kalaksa BPBD Ridwan Jamil SSos MSi menyampaikan bahw Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menangani sebanyak 323 kejadian bencana alam yang melanda wilayah Aceh Besar selama periode tahun 2023.
"Pada tahun 2023 tercatat telah terjadi 323 kejadian bencana yang melanda wilayah Aceh Besar, baik itu banjir, kebakaran hutan (Kharhutla), angin puting beliung dan lainnya,”katanya.
Bercermin pengalaman pada tahun 2023, ada tiga fase yang harus dilalui, fase ketiga tersebut meliputi angin puting beliung, Karhutla (kebakaran hutan) dan banjir.
“Ketiga fase itu harus kita pikirkan ke depan, agar penanganannya lebih cepat dan terukur. Jadi, untuk ke depan BPBD merencanakan program gladi posko, karena sehebat apapun kita, petugas seprofesional, pada saat terjadi bencana pasti ada kejadian di luar kemampuan kita. Maka, kita itu semua yang terlibat dalam penanganan bencana harus sering melakukan Koordinasi untuk keterpaduan dilapangan,” tutupnya.
Penulis : Hendria Irawan
Editor : Redaksi