07 Jul 2021 | Dilihat: 311 Kali
Rusak Akibat Banjir, Petani Minta Pemkab Nagan Raya Segera Perbaiki Tanggul
Seorang warga memperlihatkan lokasi tanggul di Desa Paya Undan Kecamatan Seunagan Kabupaten Nagan Raya yang rusak akibat di terjang
IJN - Nagan Raya | Dinilai kurangnya perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagan Raya menyebabkan tanggul di Desa Paya Undan, Kecamatan Seunagan, rusak parah.
Pantuan media dilokasi, selain Desa Paya Undan, serta dapat mengancam panen di sejumlah Desa lain diantaranya Desa Kulu, Desa Blang Murong, Gampong Teungeh dan Mereubo Kecamatan Suka Makmue.
"Saat tanggul tersebut rusak, warga selalu melakukan gotong royong, meskipun sudah berkali-kali dilakukan gotong royong, namun tanggul tersebut selalu rusak karena di terjang banjir, sehingga tidak bisa bertahan lama, apalagi dekat dengan aliran sungai," kata Kepala Desa Kulu Musriadi, Rabu 7 Juli 2021.
Mus menjelaskan, selain tanggul di sebelah kanan, bahkan sebagian atas sudah terlihat patah.
​​​​​​
​​​Dia mengaku, hal tersebut sangat mengancam para petani dengan tidak dapat air saat musim kemarau terjadi, karena tanggul sebelah sudah rusak dan hanya ditutupi dengan beberapa goni untuk dapat menahan tanggul tersebut, hal itu setelah dilakukan gotong royong bersama masyarakat.
Selain itu, ia juga menyebut sudah beberapa kali menaikkan permohonan untuk dapat di bantu oleh pemerintah melalui pengairan (PUPR) Nagan Raya, namun tidak ada respon sama sekali.
Secara terpisah, Petani Desa setempat, Siti Warni mengakui, sejak tanggul rusak petani selalu rugi dan gagal panen akibat tanggul tak kunjung-kunjung siap.
"kami berharap agar tanggul tersebut harus di perbaiki supaya kami yang petani ini dapat bisa dapat hasil padi,"harap Siti
Sementara Kadis PUPR Nagan Raya, Tamarlan ST mengatakan pihaknya akan turun kelokasi.
"Iya nanti akan cek lokasi tanggul yang rusak, baru dilakukan perbaikan dalam bentuk pemeliharaan,"tutupnya singkat [*]
​