12 Ags 2024 | Dilihat: 1526 Kali
Sejumlah Syarat Dibalik Dukungan Haji Uma ke Mualem di Pilkada 2024
Muzakir Manaf atau Mualem saat bersalaman dengan Sudirman atau Haji Uma di Jakarta. Foto. Dokumen IndoJayaNews
IJN - Banda Aceh | Anggota DPD RI asal Aceh, H, Sudirman atau Haji Uma telah menyatakan dukungan politik kepada Panglima Komite Peralihan Aceh (KPA) sekaligus Ketua Partai Aceh (PA), H. Muzakir Manaf atau Mualem sebagai calon gubernur Aceh di Pilkada 2024 nanti.
Dukungan politik Haji Uma itu disampaikan usai berlangsung pertemuan dengan Mualem di Hotel Sahid Jakarta, Minggu 11 Agustus 2024, kemarin.
Baca juga : Maju di Pilkada, DPC Partai PBB Simeulue: Ketua DPRK Lupa Jasa
Turut dalam pertemuan tersebut, Ketua dan Bendahara DPD Partai Gerindra Aceh, Fadhullah (Dek Fadh) dan Irsyadi, Wakil Ketua Partai Aceh Dr. Nurlis Efendi, Mantan Bupati Pidie Jaya Ayyub Bin Abbas serta sejumlah pengurus PA dan KPA.
“Sikap dukungan politik saya kepada mualem dilandasi keikhlasan dan motivasi membangun Aceh bersama. Aceh akan menjadi lebih baik kedepannya jika dibangun dengan penuh keikhlasan serta bersama-sama menjalankan amanah rakyat,"kata Haji Uma kepada IndoJayaNews.com, Senin 12 Agustus 2024.
Sejumlah syarat dimaksud antara lain, Haji Uma meminta Mualem untuk mensejahterakan rakyat rakyat Aceh, memperjuangkan seluruh kekhususan Aceh yang hingga kini masih belum terealisasi, salah satunya butir-butir MoU Helsinki dan turunan Undang-Undang Pemerintah Aceh (UUPA).
Disamping itu, Haji Uma juga meminta Mualem untuk maju berpasangan dengan Fadhlullah atau Dek Fadh sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur pada Pilkada 2024 nantinya.
Di Akhir pertemuan, Haji Uma menegaskan kepada Mualem, jika seandainya setelah 5 tahun tampuk kepemimpinan dan Mualem gagal menjalankan itu semua. Maka Mualem mesti mengikhlaskan Haji Uma maju sebagai calon gubernur di Pilkada berikutnya tahun 2029. Mualem sebagai tokoh Aceh diharapkan secara bijaksana mendukung dirinya.
Penulis : Hendria Irawan