10 Ags 2026 | Dilihat: 37 Kali

Tahun Ini, Pemkab Bireuen Bangun 74 Unit Rumah Bantuan Layak Huni

noeh21
Bupati Bireuen, Mukhlis melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah pembangunan rumah bantuan layak huni. Foto: IJN/Amiruddin.
      
IJN - Bireuen | Pemerintah Kabupaten Bireuen mulai merealisasikan program pembangunan rumah bantuan layak huni bagi masyarakat yang membutuhkan. Sebanyak 74 unit rumah ditargetkan dibangun sepanjang 2026, sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan kualitas hunian dan kesejahteraan masyarakat.
 
Dimulainya pembangunan ditandai dengan peletakan batu pertama secara simbolis oleh Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T., pada Senin 10 Agustus 2026. 
 
Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Bireuen, Ir. Fadli Abdullah, S.T., MSM., mengatakan pembangunan tahap awal bersumber dari APBK Murni Tahun Anggaran 2026.
 
“Pada tahap awal ini pihak kami membantu 31 unit rumah. Sebagai awal proses pembangunan, Bapak Bupati melakukan peletakan batu pertama secara simbolis di empat lokasi rumah penerima,” ujar Fadli.
 
Empat lokasi yang menjadi titik peletakan batu pertama yakni Gampong (desa) Kuta Baro, Kecamatan Kuala, untuk rumah Afuadi yang merupakan korban bencana angin puting beliung.
 
Kemudian di Gampong Cot Ulim, Kecamatan Jeumpa, pembangunan rumah layak huni untuk Sudirman Yusif; Gampong Teupin Mane, Kecamatan Juli, untuk Azhari; serta Gampong Blang Reulieng, Kecamatan Kota Juang, untuk Irfandi.
 
Menurut Fadli, program tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang membutuhkan tempat tinggal yang lebih layak dan aman.
 
Bupati Bireuen Mukhlis mengatakan pembangunan rumah bantuan tidak hanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan tempat tinggal, tetapi juga merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
 
“Selain alokasi awal ini, kita juga akan membangun 41 unit rumah bantuan tambahan yang dibiayai melalui APBK Perubahan Tahun 2026,” kata Mukhlis.
 
Dengan tambahan tersebut, total rumah bantuan yang ditargetkan dibangun Pemkab Bireuen pada 2026 mencapai 74 unit.
 
Bupati berharap pembangunan seluruh rumah bantuan dapat berjalan lancar dan selesai sesuai target, sehingga masyarakat penerima manfaat segera dapat menempati hunian yang lebih layak.
 
Ia juga mengingatkan penerima bantuan agar menjaga dan merawat rumah yang telah dibangun pemerintah tersebut.
 
“Rumah ini merupakan bantuan pemerintah untuk masyarakat. Karena itu, setelah selesai dibangun, saya berharap dapat dijaga dan dirawat dengan baik,” ujarnya.
 
Pemkab Bireuen menilai penyediaan hunian layak merupakan salah satu kebutuhan dasar masyarakat yang perlu mendapat perhatian berkelanjutan. Karena itu, program bantuan rumah diharapkan tidak berhenti pada pembangunan fisik, tetapi memberikan dampak langsung terhadap keamanan, kenyamanan, dan kualitas kehidupan keluarga penerima.
 
Dalam kegiatan peletakan batu pertama tersebut, Bupati Mukhlis didampingi Kepala Dinas Perkim, Asisten II, Asisten III, Sekretaris Kecamatan Kuala, serta sejumlah pejabat dan jajaran dinas terkait.
 
Penulis | Amiruddin 
Editor | Muhammad Zairin