24 Okt 2021 | Dilihat: 771 Kali

Tiba di Aceh, Gubernur Nova Rawat Lanjut ke RSUDZA

noeh21
Keterangan foto: Gubernur Nova Iriansyah Tiba di Bandara SIM, Aceh Besar
      

IJN - Jantho | Gubernur Aceh Ir Nova Iriansyah MT, mengakhiri rawat inap di Rumah Sakit Umum Cipto Mangunkusumo (RSUCM) Kencana Jakarta, dan melanjutkan perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh.

Diketahui, Gubernur Nova tiba di bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Aceh Besar, sekira pukul 16.00 WIB jelang petang, Minggu 24 Oktober 2021.

Gubernur Aceh disambut langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Taqwallah, Asisten Administrasi Umum Sekda Aceh Iskandar AP, Inspektur Aceh Zulkifli, dan Kepala Dinas Perhubungan Aceh Junaidi, terhitung sejenak Gubernur keluar dari lambung pesawat melalui fasilitas garbarata.

Dari Jakarta  Gubernur turut didampingi Juru Bicara Pemerintah Aceh Muhammad MTA, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Jamaluddin, Kepala Biro Umum Setda Aceh Akmil Husein dan Kepala Badan Penghubung Pemerintah Aceh di Jakarta, Almuniza Kamal.

Tiba di Bandara SIM, Gubernur Nova langsung menuju ke Rumah Sakit Umum Daerah dr Zainoel Abidin (RSUDZA), untuk menjalani proses perawatan lanjutan pasca operasi di Jakarta.

Sebagaimana diketahui, Gubernur Aceh Nova Iriansyah harus dilarikan ke RSCM Kencana, Jakarta Pusat, untuk mendapatkan perawatan, setelah mengalami kecelakaan saat melakukan olahraga pagi di seputaran IKEA, Alam Sutera, Tangerang, yang mengakibatkan patah tulang, antara otot paha dan pinggul, pada Kamis, 7 Oktober 2021 lalu.

Sementarai itu, Juru Bicara Pemerintah Aceh Muhammad MTA menjelaskan, perkembangan kondisi perobatan Gubernur Aceh, setelah menjalani tindakan medis di RSCM, mulai hari ini Gubernur melakukan terapi lanjutan di RSUZA.

“Terapi ini ditangani oleh Tim Dokter RSUZA yang diketuai oleh Dr. Syahrul. Tim medis RSCM memandang bahwa RSUZA punya fasilitas dan tim medis yang handal dalam menjalankan tindakan terapi lanjutan ini,”kata Muhammad MTA.

Lanjut Muhammad MTA, selama Gubernur menjalani terapi lanjutan untuk penyembuhan, secara bersamaan Gubernur juga akan melakukan kegiatan kedinasan dari ruang perawatan di RSUDZA.

“Selama beliau menjalani terapi terkonsentrasi ini, maka akan dilakukan pembatasan- pembatasan kunjungan tamu. Hal ini dilakukan agar tindakan medis yang sudah dipersiapkan oleh tim di RSUDZA berjalan maksimal,"demikian tutupnya.



Penulis: Hendria Irawan