12 Oktober 2020 | Dilihat: 902 Kali
Gugatan 1 Trilyun Terhadap Plt Gubernur Aceh Mulai Disidang Pekan Depan
noeh21
Foto: Sidang Gugatan Pertama Terhadap Plt Gubernur Aceh (Ist/IJN)
 

IJN - Banda Aceh | Gugatan terhadap Plt Gubernur Aceh terkait kebijakan stickering BBM melalui Surat Edaran No. 540/9186 yang diajukan oleh 24 penggugat akan mulai disidang pekan depan. 

Adapun gugatan diantaranya menuntut ganti rugi immaterial senilai Rp. 1 trilyun kepada rakyat Aceh, setelah sebelumnya di daftarkan ke Pengadilan Negeri Banda Aceh sejak pada 5 Oktober lalu. Gugatan dengan nomor perkara 49/Pdt.G/2020/PN BNA tersebut di inisiasi oleh Gerakan Rakyat Aceh Menggugat (GERAM).

Baca Juga: 24 Warga Aceh Gugat Plt Gubernur ke Pengadilan Negeri

"Kami telah menerima pemberitahuan atau panggilan sidang pertama dari pihak Pengadilan Negeri Banda Aceh melalui Penasehat Hukum. Insya Allah sidang perdana akan dilaksanakan pekan depan diruang sidang utama (chandra) PN Banda Aceh. Tepatnya hari Senin 19 Oktober 2020, Pukul 09.00 WIB pagi sampai selesai. Informasi ini juga bisa diakses melalui laman SIPP PN Banda Aceh," Kata Syakya Meirizal, Juru Bicara Penggugat/Inisiator GERAM, Senin 12 Oktober 2020.

Menyikapi sidang pertama atas gugatan class action tersebut, Syakya Meirizal menyebutkan, kami mewakili seluruh penggugat memohon dukungan dan doa dari seluruh rakyat Aceh. 

"Semoga gugatan ini dapat terus berlanjut ke proses pembuktian dan pemeriksaan para saksi," Sebut Syakya.

Dengan harapan tuntutan yang diajukan akan dikabulkan seluruhnya oleh Majelis Hakim, demi menjaga marwah rakyat Aceh, harkat dan martabatnya yang dinilai telah direndahkan dan dirugikan oleh Plt Gubernur Aceh melalui kebijakan pemasangan stiker pada kendaraan pengguna BBM di Aceh.

Selain itu, Ia berharap pihak Pemerintah Aceh agar responsif dan menghargai proses hukum terhadap gugatan tersebut. 

"Karena gugatan ini terkait hajat hidup jutaan rakyat Aceh. Mereka harus bersedia hadir setiap ada panggilan dari pihak pengadilan, dengan begitu kita berharap proses peradilan gugatan class action ini dapat berjalan lancar. Sehingga putusan dari Majelis dapat ditetapkan dalam waktu yang tidak terlalu lama," Harapnya Syakya.

"Kita sebagai penggugat komit akan menghargai apapun putusan Majelis Hakim," Demikian Tutup Syakya.

Penulis: Hendria Irawan
Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com



Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com