20 Okt 2024 | Dilihat: 750 Kali

Sakit Hati Gegara Dipecat, Pelaku Pembakaran Alat Berat Ditangkap Polisi

noeh21
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Nagan Raya menangkap satu orang pria pelaku pembakaran satu unit alat berat di lahan PT. Watu Gede Utama (WGU), Gampong Krueng Seumayam, Nagan Raya. Foto. Istimewa
      
IJN - Suka Makmue | Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Nagan Raya menangkap satu orang pria pelaku pembakaran satu unit alat berat di lahan PT. Watu Gede Utama (WGU), Gampong Krueng Seumayam, Nagan Raya, Sabtu, 19 Oktober 2024.
 
Kapolres Nagan Raya AKBP Rudi Saeful Hadi melalui Kasat Reskrim Iptu Vitra Ramadani mengatakan, pelaku yang ditangkap merupakan penduduk asal Krueng Seumayam.
 
“Pelaku berinisial KR (44) kita tangkap di sekitar gampong Krueng Seumayam pada sabtu malam,”kata Iptu Vitra.
 
Adapun motif pembakaran alat berat itu, kata Vitra, diketahui akibat pelaku yang merasa sakit hati karena dirinya dipecat dari perusahaan tersebut.
 
“KR sebelumnya memang karyawan yang bertugas sebagai Security di PT. WGU, pengakuan pihak perusahaan dia dipecat karena tidak disiplin,” jelasnya.
 
Awal mula terjadinya pembakaran, jelas Vitra, pada senin 02 September 2024 lalu pelaku KR memasuki area pembibitan PT. Watu Gede Utama dan menuju ke tempat alat berat excavator beko.
 
Tiba dilokasi alat berat excavator beko tersebut, KR mengumpulkan polybag bekas lalu disusuan diatas kursi dan meletakkan kursi tersebut di atas mesin alat berat.
 
“Pengakuan pelaku seperti itu, setelah semua polybag dikumpulkan, pelaku meletakkan diatas mesin kemudian membakarnya menggunakan mancis miliknya,” ungkap Vitra.
 
Selain menangkap pelaku, polisi juga turut mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya baju milik pelaku, celana, topi, tas selempang, satu buah sajam (parang) dan satu unit alat berat.
 
Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya kini pelaku harus mendekam di Mapolres setempat.
 
Adapun pasal yang disangkakan terhadap pelaku yakni Pasal 187 Jo Pasal 406 KUHPidana.
 
“Pasal yang kita sangkakan yakni Pasal 187 Jo Pasal 406 KUHPidana,” tutup Iptu Vitra.




Penulis : Hendria Irawan