31 Jul 2026 | Dilihat: 158 Kali

Bupati Bireuen Resmikan Cath Lab RSUD dr Fauziah, Layanan Pasang Ring Jantung Kini Hadir di Bireuen

noeh21
Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST memotong pita pada acara peresmian Cath Lab di RSU D dr. Fauziah Kabupaten Bireuen. Foto: IJN / Amiruddin.
      
IJN - Bireuen | Kabupaten Bireuen menorehkan sejarah baru di sektor pelayanan kesehatan. Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T., secara resmi melaunching layanan Catheterization Laboratory (Cath Lab) di UPTD RSUD dr. Fauziah Bireuen, sekaligus menyaksikan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Jejaring Pelayanan Kesehatan antara Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita Jakarta, RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh, dan 22 RSUD kabupaten/kota se-Aceh, Jumat 31 Juli 2026. 
 
Peresmian fasilitas tersebut menjadi tonggak penting bagi peningkatan layanan kesehatan di wilayah timur Aceh. Kini, masyarakat Bireuen dan daerah sekitarnya tidak lagi harus menempuh perjalanan jauh ke Banda Aceh atau luar daerah untuk mendapatkan layanan kateterisasi jantung.
 
Hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda Bireuen, Sekretaris Daerah Kabupaten Bireuen, Direktur Pelayanan Klinis RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita Jakarta dr. Amir Aziz Alkatiri, Sp.JP(K), Direktur RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh Dr. Muhazar Harun, SKM., M.Kes., Direktur UPTD RSUD dr. Fauziah Bireuen dr. Minar Mushari, Sp.S., serta para direktur dan perwakilan 22 RSUD kabupaten/kota se-Provinsi Aceh.
 
Direktur RSUD dr. Fauziah, dr. Minar Mushari, Sp.S., menjelaskan, penandatanganan kerja sama tersebut merupakan tindak lanjut dari Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/112/2024 dan HK.02.02/D/3729/2024 tentang penguatan jejaring pelayanan kesehatan.
 
Kerja sama itu, katanya, mencakup pengembangan teknologi pelayanan, transfer pengetahuan, sistem rujukan, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia tenaga kesehatan.
 
Ia juga mengungkapkan bahwa rumah sakit telah menyiapkan delapan pasien untuk menjalani tindakan kateterisasi jantung pada hari peluncuran dan keesokan harinya, dengan supervisi langsung dari tim RS Jantung Harapan Kita dan RSUD dr. Zainoel Abidin.
 
"Cath Lab yang kami miliki merupakan bantuan dari Kementerian Kesehatan RI dengan teknologi terkini, sehingga masyarakat kini dapat memperoleh layanan jantung yang lebih cepat dan berkualitas," sebut dr. Minar.
 
Sementara itu, Direktur RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh, Dr. Muhazar Harun, mengatakan RSUDZA dipercaya sebagai rumah sakit pengampu regional Aceh dalam program jejaring layanan kesehatan nasional.
 
Menurutnya, jejaring tersebut bertujuan mewujudkan pemerataan layanan rujukan sekaligus menekan angka kematian akibat lima penyakit prioritas nasional, yakni penyakit jantung, kanker, stroke, uronefrologi, serta kesehatan ibu dan anak.
 
Momentum bersejarah juga disampaikan Direktur Pelayanan Klinis RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita Jakarta, dr. Amir Aziz Alkatiri, Sp.JP(K).
 
 Ia menyebut peluncuran Cath Lab di RSUD dr. Fauziah sebagai babak baru pelayanan kesehatan di Kabupaten Bireuen.
"Hari ini menjadi sejarah karena untuk pertama kalinya tindakan pemasangan ring jantung berhasil dilakukan di RSUD dr. Fauziah Bireuen," katanya.
 
Ia menegaskan bahwa keberadaan Cath Lab di daerah memiliki arti yang sangat penting karena penanganan serangan jantung berpacu dengan waktu.
 
"Serangan jantung merupakan kondisi yang sangat sensitif terhadap waktu. Dengan adanya Cath Lab di Bireuen, pasien tidak lagi kehilangan kesempatan emas akibat lamanya proses rujukan ke rumah sakit yang jauh," jelasnya.
 
Ia juga berharap layanan tersebut segera terintegrasi dengan BPJS Kesehatan. Berdasarkan koordinasi dengan Direksi BPJS Kesehatan, penjaminan tindakan jantung di RSUD dr. Fauziah ditargetkan mulai berlaku pada November 2026 sehingga dapat dimanfaatkan seluruh masyarakat.
 
Dalam sambutannya, Bupati Bireuen Ir. Mukhlis, S.T., menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Kesehatan, RS Jantung Harapan Kita, RSUDZA, serta seluruh pihak yang telah mendukung hadirnya layanan Cath Lab di Bireuen.
 
Menurutnya, keberadaan fasilitas tersebut merupakan investasi besar dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus menyelamatkan lebih banyak nyawa masyarakat.
 
"Kesehatan adalah fondasi utama pembangunan daerah. Penyakit kardiovaskular masih menjadi penyebab kematian tertinggi di dunia, termasuk di Indonesia. Dengan hadirnya Cath Lab ini, masyarakat Bireuen tidak perlu lagi dirujuk jauh untuk mendapatkan pelayanan jantung yang berkualitas," ucap Mukhlis.
 
Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga kesehatan melalui pola hidup sehat, rutin memeriksakan kesehatan, mengatur pola makan, serta aktif berolahraga sebagai langkah pencegahan penyakit jantung.
 
Rangkaian kegiatan ditutup dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, RSUD dr. Zainoel Abidin, dan 22 RSUD se-Aceh, dilanjutkan penyerahan cenderamata dari Pemerintah Kabupaten Bireuen kepada RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita.
 
Penulis | Amiruddin 
Editor | Muhammad Zairin