23 Sep 2021 | Dilihat: 511 Kali

Dukung Belajar Tatap Muka, BIN Genjot Vaksinasi Santri dan Pelajar

noeh21
      

IJN - Jakarta |  Badan Intelijen Negara (BIN) melakukan akselerasi vaksinasi Covid-19 dengan sasaran santri dan pelajar di wilayah Jawa Timur.

Bukan hanya itu, BIN Jawa Timur (Jatim) pun terus menggenjot vaksinasi kepada masyarakat dengan mendatangi rumah-rumah warga atau lebih dikenal dengan istilah vaksinasi door to door.

Kabinda Jatim Marsma TNI Rudy Iskandar mengatakan BIN sengaja menargetkan santri dan pelajar sebagai sasaran utama penerima vaksin guna menunjang program pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah.

"Sebab itu kita laksanakan vaksinasi sekolah yang belum tervaksin Covid-19," kata Rudy Iskandar dalam keterangan yang diterima Kamis 23 September 2021.

Diketahui BIN Jatim bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Kediri melaksanakan vaksinasi.

Vaksinasi digelar di sejumlah titik seperti Pondok Pesantren Jampes, SMAN 1 Plosoklaten, SMP 2 Gurah, dan Balai Desa Turus, Selasa (21/9).

"Vaksin ini menyasar usia 12 sampai 17 tahun. Utamanya siswa SMP dan SMA sebanyak 6.000 dosis," ujar Rudy Iskandar.

Menurut Rudy Iskandar, pihaknya sudah melakukan kegiatan vaksinasi tersebut di berbagai daerah di Jawa Timur seperti Kabupaten Trenggalek, Jombang, Gresik, Malang, Madiun, dan Kediri.

Dia pun berencana menggencarkan kegiatan vaksinasi tersebut dan berencana menggelar vaksinasi bagi santri dan pelajar tiga kali dalam sepekan.

"Besok saya mau melakukan kegiatan di Mojokerto dan Lamongan. Setidaknya seminggu tiga kali, Binda Jatim melakukan vaksinasi untuk pelajar SMP dan SMA," ucapnya.

Sementara itu, Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana menyampaikan pihaknya awalnya hanya meminta 6 ribu dosis vaksin.

Namun, Binda Jatim justru memberi dosis vaksin hingga dua kali lipat."Saya mewakili masyarakat Kabupaten Kediri menyampaikan terima kasih kepada Binda Jatim," ujar Hanindhito.



Sumber: Tribunnews

 

 

Sentuh gambar untuk melihat lebih jelas