08 Ags 2026 | Dilihat: 24 Kali
Tim Ekspedisi Patriot UI Lakukan Penelitian Komoditas Alam di Papua Barat
Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Universitas Indonesia (UI) melaksanakan penelitian dan pemetaan di sejumlah kawasan transmigrasi di Kabupaten Teluk Wondama, Provinsi Papua Barat. Foto. IJN /UI
IJN - Jakarta | Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Universitas Indonesia (UI) melaksanakan penelitian dan pemetaan di sejumlah kawasan transmigrasi di Kabupaten Teluk Wondama, Provinsi Papua Barat.
Program penelitian tersebut merupakan hasil kerja sama dengan Kementerian Transmigrasi guna mengidenfikasi potensi ekonomi lokal, kondisi sosial masyarakat serta peluang pengembangan komoditas unggulan berbasis sumber daya alam.
Bahkan, tim Ekspedisi Patriot UI juga telah terjun melaksanakan riset dan pemetaan di Desa Werianggi–Werabur Kabupaten Teluk Wondama selama empat bulan, sejak Agustus-Desember.
Tim yang terdiri dari dosen, Profesor, dan alumni tersebut melakukan kajian terhadap potensi sumber daya alam masyarakat.
Hasil penelian tersebut menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan kawasan transmigrasi yang inklusif, produk dan berkelanjutan.
Ketua Tim TEP UI, Tri Wahyuni, S.Farm., M.Biomed., Ph.D, mengatakan, Kawasan hutan hujan tropis, hutan mangrove, serta ekosistem pesisir dan laut menjadikan daerah ini memiliki potensi besar sebagai sumber bahan baku Bioprospeksi.
"Eksplorasi sumber daya hayati untuk menemukan senyawa, gen, mikroorganisme yang memiliki nilai tambah ekonomi dan dapat dikembangkan menjadi produk, seperti obat-obatan, pangan, kosmetik, biopestisida, atau produk bioteknologi,"kata Tri Wahyuni, Sabtu 8 Agustus 2026.
Ia menyebutkan bahwa tim melakukan skrining dan eksplorasi untuk melihat Komoditas yang bisa dijadikan Produk Ungulan.
Kata Tri Wahyuni, bioprospeksi menjadi salah satu pendekatan Hilirisasi dalam mengoptimalkan Pemanfaatan Sumber Daya Haya tanpa harus mengeksploitasi Hutan secara berlebihan.
"Melalui penelian ilmiah, berbagai jenis tumbuhan, komoditas alam, maupun mikroorganisme dapat diidentifikasi kandungan bio-senyawa sehingga memiliki nilai tambah ekonomi," jelasnya.
Selain itu, ia juga menekankan bahwa bioprospeksi memberikan peluang besar dalam meningkatkan nilai ekonomi hasil hutan melalui inovasi berbasis penelian.
Menurutnya , senyawa aktif yang diperoleh dari tumbuhan lokal dapat dikembangkan menjadi produk herbal, obat modern dan hasil pangan fungsional.
"Langkah ini juga dapat membuka peluang kerja sama antara pemda, lerguruan tinggi, lembaga penelian dan masyarakat lokal dalam kolaborasi meningkatkan sumber daya pendapatan daerah. Khususnya sumber daya geneka alam untuk pengembangan produk berbasis biodiversitas," sebutnya.
Lanjut Tri Wahyuni, tanpa adanya proses hilirisasi, potensi besar Bioprospeksi bahanbahan ini, hanya akan menjadi kekayaan yang dak terkelola secara optimal’’, imbuhnya.
"Tim Ekspedisi Patriot UI berupaya menghadirkan rekomendasi berbasis riset yang dapat menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan kawasan. Pendekatan yang digunakan menekankan keseimbangan antara peningkatan kesejahteraan masyarakat, pelestarian alam dan pengembangan ekonomi lokal, sehingga pemanfaatan sumber daya komoditas Alam dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan tanpa adanya eksploitasi," demikian tutupnya.
Penulis: Hendria Irawan
Editor: Muhammad Zairin