09 Sep 2026 | Dilihat: 99 Kali

Bupati Bireuen Kawal Langsung Jadup Korban Bencana hingga ke Kementerian

noeh21
Bupati Bireuen, H. Mukhlis bersama Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf di Kantor Kementerian RI di Jakarta. Foto: IJN.
      
IJN - Jakarta | Pemerintah Kabupaten Bireuen tak ingin bantuan bagi masyarakat terdampak banjir dan longsor berhenti pada proses administrasi. Untuk memastikan hak korban bencana segera terpenuhi, Bupati Bireuen Ir. H. Mukhlis, S.T. mendatangi langsung Kementerian Sosial RI di Jakarta, Rabu, 9 September 2026. 
 
Bupati Mukhlis bertemu Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf di Kantor Kementerian Sosial, Jalan Salemba Raya No. 28, Jakarta Pusat. Pertemuan tersebut secara khusus membahas percepatan penyaluran Bantuan Jaminan Hidup (Jadup) bagi masyarakat Bireuen yang terdampak banjir dan tanah longsor.
 
Bantuan tersebut diperuntukkan bagi warga yang telah masuk dalam data hasil verifikasi. Karena itu, Pemkab Bireuen mendorong agar proses penyalurannya dapat segera direalisasikan sehingga bantuan benar-benar dirasakan masyarakat yang membutuhkan.
 
Di hadapan Menteri Sosial, Bupati Mukhlis menegaskan komitmen Pemkab Bireuen untuk terus mengawal proses tersebut hingga bantuan diterima oleh masyarakat.
 
"Kami tidak akan berhenti mengawal sampai seluruh bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak,” tegas Mukhlis.
 
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Bireuen memastikan penanganan pascabencana tidak berhenti setelah masa tanggap darurat berakhir. Pemerintah daerah terus memperjuangkan pemulihan masyarakat, termasuk memastikan dukungan pemerintah pusat dapat segera diterima oleh para korban.
 
Secara terpisah, Kabag Prokopim Setdakab Bireuen mengatakan, Mursyidin mengatakan, masyarakat yang kehilangan tempat tinggal, sumber penghasilan maupun harta benda akibat bencana, Jadup bukan sekadar bantuan administratif. Bantuan tersebut menjadi salah satu penopang kehidupan mereka untuk kembali bangkit setelah dilanda bencana.
 
Karena itu, kata Mursyidin, Bupati Mukhlis membawa langsung aspirasi masyarakat Bireuen ke Pemerintah Pusat. Ia memastikan proses bantuan yang telah melalui tahapan verifikasi terus dikawal agar tidak berhenti di meja birokrasi.
 
Dari Bireuen ke Jakarta, pesan yang dibawa sederhana: bantuan untuk korban bencana harus segera sampai kepada mereka yang berhak, ucap Mursyidin. 
 
Pemkab Bireuen pun menegaskan akan terus melakukan koordinasi dan pengawalan hingga proses penyaluran Jadup tersebut tuntas.
 
Penulis | Amiruddin 
Editor | Muhammad Zairin