04 Sep 2021 | Dilihat: 558 Kali

Komnas HAM Kecam KKB Serang Posramil Maybrat

noeh21
Wakil Ketua Eksternal Komnas HAM, Amiruddin Al-Rahab (Foto: Matius Alfons/detikcom)
      
IJN - Jakarta | Empat orang prajurit TNI di Pos Koramil Persiapan Kisor Distrik Aifat Selatan gugur diserang puluhan orang. Komnas HAM mengecam aksi penyerangan tersebut.

"Kami tentu mengecam aksi-aksi kekerasan dan turut berduka," jelas Wakil Ketua Eksternal Komnas HAM, Amiruddin Al-Rahab, Sabtu 4 September 2021.

Penyerangan ke Posramil di Maybrat, Papua Barat itu diduga dilakukan teroris kelompok kriminal bersenjata (KKB) pada Kamis (2/9). Tidak hanya empat prajurit TNI yang gugur, terdapat dua orang lain yang mengalami luka bacok.

Baca juga:  APBA dan Pemburu Rante 3 in 1 Corruption

Dia mengatakan Indonesia sebagai negara hukum. Sehingga para pelaku kejahatan harus ditindak secara tegas oleh aparat penegak hukum. "Sebagai negara hukum, siapapun yang melakukan aksi-aksi kekerasan, apalagi sampai jatuh korban, pelakunya harus ditindak secara hukum dan tegas. Aparat penegak hukum berwenang penuh untuk menindak para pelaku," tegas Amiruddin.

Untuk mencegah terjadinya kekerasan yang berulang, Komnas HAM mengimbau agar semua pihak bisa menempuh cara-cara dialogis. "Untuk mencegah terjadinya kekerasan ya g berulang, kami Komnas HAM selalu mengimbau agar semua pihak bisa menempuh cara-cara yang dialogis," ungkap Amiruddin.

Komnas HAM meminta pelaku untuk diproses secara hukum karena aksi penyerangan tersebut merupakan tindak pidana dan tidak berperikemanusiaan.

"Perbuatan para pelaku adalah tindakan yang tak berperikemanusian dan merupakan tindak pidana. Oleh karena itu para pelaku harus diproses secara hukum," jelas Amiruddin.

Peristiwa itu terjadi pada Kamis (2/9) pukul 04.00 WIT, saat hari masih gelap. Saat itu, personel TNI yang ada dalam pos mayoritas dalam kondisi tidur.

Panglima Kodam (Pangdam) XVIII/Kasuari Mayor Jenderal (Mayjen) TNI I Nyoman Cantiasa mengungkapkan ada enam personel TNI AD yang menjadi korban. Mereka terdiri dari empat orang gugur dan dua orang lainnya terluka.

"Mengakibatkan anggota kami, empat orang gugur, dua orang luka bacok, dan lima orang dalam keadaan aman dan selamat," kata Mayjen Nyoman Cantiasa dalam konferensi pers di Makodam Kasuari di Manokwari, Papua Barat, Kamis (2/9).

Dia menyebut ada 30-an orang yang datang menyerang menggunakan sajam jenis parang. Selain itu, ada yang membawa senpi. Tiga dari empat korban ditemukan tewas di dalam Posramil. Mereka adalah Serda Amrosius, Praka Dirham, dan Pratu Zul Ansari.

Sedangkan satu prajurit lainnya, yaitu Komandan Posramil Kisor Lettu Chb Dirman, ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa di semak-semak belukar tak jauh dari pos


Sumber: Detikcom
Sentuh gambar untuk melihat lebih jelas