IJN - Suka Makmue| Bupati Nagan Raya, Dr., TR. Keumangan., S.H., M.H secara resmi membuka seminar Guru Madrasah yang digelar di Aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Nagan Raya, Selasa, 21 Juli 2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Kabupaten Nagan Raya sekaligus Harlah ke-18 Persatuan Guru Madrasah (PGM) Indonesia PD Nagan Raya.
Seminar mengusung tema "Membumikan Kurikulum Cinta di Madrasah: Mendidik dengan Hati, Mencetak Generasi Rabbani untuk Nagan Raya", yang diikuti sekitar 130 guru madrasah tingkat jenjang MI, MTs, dan MA se-Kabupaten Nagan Raya.
Dalam sambutannya, Bupati TR Keumangan akrab disapa TRK menegaskan bahwa guru memiliki peran strategis dalam membangun sumber daya manusia yang unggul.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh infrastruktur, tetapi juga oleh kualitas pendidikan dan karakter generasi muda yang dibentuk melalui tangan para guru.
Seminar menghadirkan tiga narasumber yang kompeten di bidangnya. Materi pertama disampaikan oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Nagan Raya, Dr H Salman Al Farisi., S.Ag., M.Pd, yang memaparkan pentingnya implementasi Kurikulum Cinta sebagai pendekatan pendidikan yang menanamkan nilai kasih sayang, akhlak mulia dan karakter peserta didik di lingkungan madrasah.
Materi kedua disampaikan oleh Dr Ikhwan MH Dosen STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh yang mengulas berbagai fenomena dan tantangan pendidikan di era digital, serta pentingnya inovasi guru dalam menjawab perubahan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.
Sementara itu, sesi terakhir diisi oleh Ardiansyah MSi Wakil Ketua MPD Nagan Raya seklaigus motivator yang memberikan motivasi kepada para peserta mengenai berbagai kesenjangan dan tantangan dunia pendidikan saat ini, sekaligus mengajak guru menjadi agen perubahan yang mampu menginspirasi peserta didik melalui dedikasi dan keteladanan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri dan diikuti sejak awal hingga penutupan oleh Wakil Ketua DPRK Nagan Raya, Dr. Said Syahrul Rahmad., S.H., M.H, pada penutupan acara pria yang akrab disapa Abu Said, menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Agama dan PGM Indonesia PD Nagan Raya atas terselenggaranya seminar yang dinilainya sangat bermanfaat bagi peningkatan kualitas pendidikan madrasah.
Menurutnya, berbagai aspirasi, masukan, dan gagasan yang disampaikan para guru akan menjadi perhatian DPRK dalam menjalankan fungsi pengawasan dan penganggaran.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh guru yang telah menyampaikan berbagai inspirasi dan masukan. Aspirasi yang berkaitan dengan dunia pendidikan akan kami pelajari dan perjuangkan. Hal-hal yang masih perlu dibenahi akan kami upayakan bersama, sedangkan program yang sudah baik akan terus kami dukung dan pertahankan demi kemajuan pendidikan di Nagan Raya," ujar Said Syahrul Rahmad.
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Nagan Raya, Dr H Salman Al Farisi, S.Ag., M.Pd, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, DPRK, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya seminar tersebut.
Ia berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi agenda berkelanjutan sebagai ruang kolaborasi antara pemerintah, legislatif, akademisi, dan para guru dalam meningkatkan kompetensi pendidik serta memperkuat implementasi Kurikulum Cinta di seluruh madrasah.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati Nagan Raya, Wakil Ketua DPRK, para narasumber, dan seluruh guru madrasah yang telah berpartisipasi. Semoga seminar ini tidak berhenti pada diskusi semata, tetapi menjadi langkah nyata dalam menghadirkan pembelajaran yang lebih humanis, berkarakter, dan melahirkan generasi Rabbani yang mampu membawa Nagan Raya semakin maju," terangnya.
Seminar berakhir pada pukul 14.00 WIB dan ditutup secara resmi oleh Wakil Ketua II DPRK Nagan Raya, Said Syahrul Rahmad, kegiatan berlangsung dengan antusias dan diharapkan menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, Kementerian Agama, dan para guru madrasah dalam membangun pendidikan yang berkualitas di Kabupaten Nagan Raya.
Penulis: Hendria Irawan
Editor: Muhammad Zairin