IJN - Bireuen | Puluhan murid MTsN 6 Bireuen sangat membutuhkan bantuan seragam sekolah sebagai ganti seragam mereka yang hanyut atau rusak akibat banjir besar yang terjadi di November tahun lalu. Demikian disampaikan Kepala MTsN 6 Bireuen, M. Nasir, S.Pd, Senin, 12 Januari 2026.
M. Nasir menjelaskan, kebanyakan murid di madrasah tersebut berdomisili di wilayah yang dilanda banjir, seperti Gampong Alue Kuta, Kuala Ceurape, Alue Bayeu Utang, serta sejumlah gampong di sekitarnya dalam wilayah Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen.
“Rata-rata siswa kami tinggal di wilayah yang rumahnya diterjang banjir. Jangankan untuk membeli pakaian seragam sekolah, rumah yang mereka tinggali saja sudah terdampak banjir,” kata Nasir di Bugak.
Berdasarkan pendataan sementara yang dilakukan oleh wali kelas per 12 Januari 2026, kebutuhan seragam anak-anak yakni, baju putih putri sebanyak 26 potong, baju putih laki-laki 23 potong, celana biru laki-laki 22 potong.
Berikutnya, rok biru putri 22, potong, baju pramuka putri 22 potong, baju pramuka laki-laki 26 potong, celana pramuka laki-laki potong, rok pramuka putri 22 potong, sepatu putri 26 pasang, sepatu laki-laki 23 pasang, serta kaos kaki sebanyak 49 pasang, katanya.
Menurut Nasir, kebutuhan tersebut merupakan hasil pendataan awal dan masih memungkinkan bertambah seiring proses verifikasi lanjutan terhadap kondisi siswa terdampak banjir.
“Atas kondisi ini, kami sangat mengharapkan bantuan dari para donatur, baik individu, lembaga, maupun pihak lain yang tergerak untuk membantu anak-anak kami agar tetap bisa bersekolah dengan layak,” pinta M. Nasir.
Siapapun yang ingin membantu, dapat berupa barang ataupun uang bisa disalurkan melalui rekening BSI 7206894363 atas nama MTsN 6 Bireuen.
Penulis : Amiruddin
Editor : Muhammad Zairin